Jakarta – Di tengah ketidakstabilan pasar kripto, XRP menunjukkan performa tangguh yang memunculkan optimisme akan tren kenaikan harga signifikan. Analisis terbaru dari Cryptoinsightuk menyoroti stabilnya level terendah harian XRP, dengan indikator RSI bertahan di level 40.
Posisi XRP Terhadap Kripto Lain
- Melawan Bitcoin: XRP sedang menguji level resistensi enam tahun. Jika berhasil ditembus, peluang kenaikan lebih tinggi terbuka lebar.
- Melawan Ethereum: Pada grafik mingguan, XRP memantul dari level resistensi jangka panjang yang kini menjadi support, menandakan kekuatan fundamentalnya.
Trader Galaxy bahkan membandingkan kondisi XRP saat ini dengan tahun 2017, ketika XRP melejit setelah fase konsolidasi. Menurutnya, struktur pasar XRP kini jauh lebih solid dibanding aset kripto lain.
Kolaborasi Strategis Perkuat Ekosistem
Di luar performa harga, XRP mendapat dukungan ekosistem. Perusahaan fintech Tiongkok, Linklogis, mengumumkan kemitraan dengan XRP Ledger (XRPL) untuk mengembangkan aplikasi pembiayaan rantai pasok digital global. Proyek ini ditargetkan meningkatkan efisiensi transaksi lintas negara melalui pemanfaatan aset digital.
Harga dan Prospek
Mengutip Coinmarketcap, Minggu (24/8/2025), XRP sempat menyentuh USD 3,05 di tengah sentimen positif pasar setelah pernyataan dovish Ketua The Fed Jerome Powell. Namun, gugatan SEC masih menjadi hambatan. Saat ini, XRP diperdagangkan di area support USD 2,77 dengan resistance di USD 3,21.
Analis CasiTrades menilai aksi jual yang terjadi justru membuka ruang akumulasi baru. Divergensi bullish menunjukkan tekanan jual melemah. Jika level USD 3,21 ditembus, XRP berpotensi menguji konsolidasi terbaru di sekitar USD 3,168 hingga target lebih tinggi.