Perusahaan penambang Bitcoin American Bitcoin, yang sebagian sahamnya dimiliki Donald Trump Jr. dan Eric Trump, akan resmi mencatatkan saham di Nasdaq pada September 2025 dengan kode ABTC.
CEO Hut 8, Asher Genoot, mengungkapkan bahwa proses merger American Bitcoin dengan Gryphon Digital Mining hampir rampung. Hut 8 sendiri menguasai 80% saham, sementara kedua putra Presiden AS Donald Trump memiliki 19%. Perusahaan ini diluncurkan pada Maret lalu dengan ambisi menjadi salah satu penambang Bitcoin terbesar di Amerika Serikat.
Selain menambang, American Bitcoin juga memperkuat neraca keuangan dengan pembelian Bitcoin dan telah mengakumulasi 215 BTC per Juni 2025. Bulan ini, miliarder kripto Tyler dan Cameron Winklevoss juga dikabarkan ikut berinvestasi di perusahaan tersebut menggunakan Bitcoin, bukan uang tunai.
Sementara itu, harga saham Hut 8 naik 0,6% menjadi USD 26,51 pekan ini, atau 29% lebih tinggi dibanding awal tahun. Kenaikan ini sejalan dengan tren positif industri, di mana menurut analis JPMorgan, Juli 2025 menjadi bulan paling menguntungkan bagi para penambang Bitcoin sejak halving April 2024, dengan pendapatan harian rata-rata mencapai USD 57.400 per EH/s.
Meski begitu, industri penambangan tetap menghadapi tantangan berupa biaya operasional tinggi, meningkatnya tingkat kesulitan verifikasi transaksi, serta berkurangnya imbalan blok dari 6,25 BTC menjadi 3,125 BTC pasca-halving.