Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

BNB Tertahan di Bawah $850, Tekanan Jual Masih Kuat

Posted on September 5, 2025

Harga Binance Coin (BNB) kembali tertekan, diperdagangkan di bawah $850 setelah gagal menembus zona $855–$868. Penurunan sempat menyentuh $842 sebelum mencoba rebound, menandakan momentum bullish mulai memudar.

Secara teknis, segitiga kontraksi jangka pendek terbentuk dengan support kunci di $845. Jika BNB gagal menembus $855, tekanan jual bisa meningkat, dengan support berikutnya di $842 dan $835. Penembusan di bawah $835 berpotensi menurunkan harga menuju $820 atau bahkan zona psikologis $800.

Di sisi positif, penutupan di atas $865 membuka peluang menuju resistance $880–$888, menandakan tren bullish masih mungkin berlanjut. Namun, indikator MACD dan RSI per jam menunjukkan tekanan jual masih dominan, menandai persimpangan krusial bagi BNB dalam jangka pendek.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Mark Yusko: Bitcoin Bisa Cetak ATH Baru dalam 12–18 Bulan ke Depan
  • Harga Masih Receh, 3 Altcoin Ini Justru Ramai Dikumpulkan Trader
  • 14 Altcoin Diserbu Trader Korea, XRP Jadi yang Terdepan!
  • Sinyal Bullish Bitcoin Muncul! Harga Berpotensi Ngebut ke US$80.000
  • Serangan Dust Attack Ethereum Naik 612%, Pengguna USDT Diminta Waspada

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme