Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

Market Kripto Jatuh, Kenapa Harga ASTER Malah Meroket 3.8%?

Posted on November 19, 2025

Aster mencatat reli terukur setelah menembus pola descending wedge, sebuah formasi teknikal yang sering menjadi sinyal pembalikan tren. 

Pergerakan harga yang stabil menunjukkan bahwa breakout tidak terjadi karena lonjakan mendadak, melainkan tekanan beli yang konsisten. Level harga saat ini berada di $1.27, naik 3.8% dalam 24 jam terakhir, bergerak dalam rentang sempit $1.17 – $1.27.

Kondisi ini mencerminkan dominasi pembeli dan pembentukan struktur “tangga”, pola naik bertahap yang menandakan transisi tren dari konsolidasi menuju penguatan. 

Rejeksi berulang di level bawah wedge juga menguatkan pandangan bahwa perubahan tren sudah mulai mengakar.

Lonjakan Volume Sebesar 159% Perkuat Struktur Tren

Dalam 24 jam terakhir, volume perdagangan Aster melejit ke $1.1 miliar, melonjak 159% dari periode sebelumnya. Selain menambah likuiditas, lonjakan ini menunjukkan partisipasi trader yang semakin luas, sebuah indikator penting untuk kelanjutan tren setelah breakout.

Kapitalisasi pasar saat ini berada di $2.45 miliar, menempatkan Aster pada peringkat #39. Dengan suplai beredar sekitar 2.01 miliar token dari total 8 miliar, valuasi token masih didorong oleh suplai aktif, bukan sekadar proyeksi jangka panjang. 

Fully Diluted Valuation (FDV) berada di $9.74 miliar, memberi gambaran bahwa ruang pertumbuhan masih terbuka saat unlock berjalan bertahap hingga tahun berikutnya.

Volume tinggi yang tetap stabil tanpa lonjakan volatilitas drastis sering menjadi tanda bahwa pasar sedang membangun landasan untuk kelanjutan tren positif.

Delay Token Unlock hingga 2026 Pengaruhi Kenaikan Harga

Update dari komunitas menyebutkan bahwa jadwal token unlock Aster diundur menuju rentang 2026–2035, membuat suplai baru tidak akan masuk pasar dalam waktu dekat. Penundaan suplai seperti ini biasanya mengurangi tekanan jual dari investor awal yang ingin mencairkan token, sehingga struktur harga jangka pendek lebih mudah mengalami stabilisasi.

Reaksi pasar terlihat positif. Setiap kali Aster mengalami penurunan intraday, tekanan beli langsung muncul, menunjukkan minat akumulasi yang kuat. Jika pola ini bertahan, harga berpotensi melanjutkan ritme kenaikan moderat pasca-breakout.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Harga Bitcoin Turun ke $66.000, Apa yang Terjadi Jika Level Ini Jebol?
  • XRP Bisa Turun ke $0,70 Dulu, Tapi Siap Melambung 1.800%
  • Update Resmi: Kepemilikan Bitcoin El Salvador Ternyata Sudah Segini
  • Bitcoin (BTC) Mendadak Pulih Saat Houthi Masuk Perang Iran, Ada Apa?
  • Viral Klaim Punya 1.000 XRP Bisa Ubah Masa Depan, Benarkah?

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme