Pasar Decentralized Finance (DeFi) masih berada dalam tekanan setelah tren turun panjang.
Memasuki 2026, sejumlah data mulai menunjukkan pergerakan berbeda pada sebagian token, baik dari sisi harga maupun aktivitas pasar.
Meski belum mengindikasikan pembalikan tren secara menyeluruh, dinamika ini membuat beberapa aset DeFi dinilai layak dipantau lebih dekat.
Berdasarkan struktur harga, data pasar, dan aktivitas pelaku besar, tiga token berikut muncul sebagai kandidat yang berpotensi bereaksi lebih awal jika likuiditas kembali mengalir ke pasar kripto.
Ethena (ENA) menjadi salah satu token DeFi dengan koreksi terdalam. Dalam setahun terakhir, harganya turun sekitar 79%, menempatkannya di area valuasi rendah. Namun tekanan tersebut mulai diimbangi oleh sinyal minat dari investor besar.
Data on-chain menunjukkan akumulasi bertahap, termasuk pembelian ulang oleh Arthur Hayes. Meski belum mencerminkan reli harga, pola ini menandakan bahwa minat terhadap ENA belum sepenuhnya hilang.
Dari sisi teknikal, area US$0,19 berulang kali berfungsi sebagai support. Selama level ini bertahan di awal 2026, ENA berpeluang menguji area US$0,27 sebagai resistance terdekat. Jika momentum berlanjut, area US$0,53 menjadi target menengah yang mulai diperhatikan pasar.
Sebaliknya, penembusan di bawah US$0,19 berisiko membuka ruang koreksi lanjutan ke area US$0,13. Kondisi ini menempatkan ENA sebagai token berisiko tinggi, namun dengan struktur level harga yang jelas untuk dipantau.