
BlackRock kembali menarik perhatian pasar kripto setelah memindahkan 1.134 Bitcoin dan 7.255 Ethereum senilai total sekitar Rp1,9 triliun ke Coinbase Prime, layanan kustodian institusi Coinbase. Aksi ini terjadi di tengah arahan keluar besar-besaran dari ETF kripto AS, termasuk ETF Bitcoin BlackRock yang kehilangan hampir 100 juta dolar AS pada akhir 2025.
Meski Bitcoin dan Ethereum sempat mencatat kenaikan harga masing-masing 1,78% dan 2,25%, analis memperingatkan potensi tekanan jual lebih lanjut, terutama setelah jatuh tempo opsi kripto senilai 2,2 miliar dolar AS. Titik “max pain” Bitcoin berada di 88.000 dolar AS, menambah risiko penurunan harga.
Namun, pemegang Bitcoin jangka panjang terlihat mulai bertahan, menunjukkan ketahanan pasar di tengah tekanan. Hingga kini, BlackRock belum memberi penjelasan resmi, sehingga langkah selanjutnya menjadi sorotan investor.