Jaringan Solana sedang mempersiapkan peningkatan paling ekstensif sejak diluncurkan, karena pembaruan Alpenglow diperkirakan akan diluncurkan pada paruh pertama tahun 2026. Dengan dukungan luar biasa dari komunitas validator, pemungutan suara untuk mengimplementasikan Alpenglow disetujui pada September 2025 dengan tingkat persetujuan 98%. Pembaruan protokol ini akan secara drastis meningkatkan kecepatan transaksi dan efisiensi validator.
Peningkatan Alpenglow akan mengurangi waktu finalisasi transaksi dari 12,8 detik saat ini menjadi sekitar 100–150 milidetik. Ini menandai pergeseran signifikan, memposisikan Solana sebagai salah satu jaringan blockchain tercepat, mengungguli sistem lama seperti Visa dan bahkan kecepatan pencarian Google rata-rata. Arsitektur baru ini memperkenalkan pemungutan suara validator di luar rantai menggunakan dua komponen baru Votor dan Rotor yang menggantikan sistem Proof-of-History dan Tower BFT yang ada di Solana.
Selain peningkatan kecepatan, pembaruan Alpenglow menghilangkan biaya transaksi pemungutan suara. Perubahan ini dapat mengurangi hambatan masuk bagi validator yang lebih kecil, yang saat ini membutuhkan aset senilai sekitar $20 juta untuk beroperasi secara menguntungkan. Dengan menghilangkan biaya ini, jaringan berharap dapat memperluas partisipasi, meningkatkan desentralisasi dan kinerja secara keseluruhan.
Perkembangan penting lainnya yang dijadwalkan pada akhir tahun 2026 adalah peluncuran proposal SIMD-0266, yang memperkenalkan standar P-token. Dirancang untuk menggantikan program token SPL yang ada, P-token diproyeksikan dapat mengurangi penggunaan sumber daya hingga 98%. P-token juga akan memungkinkan akses data tanpa penyalinan (zero-copy) dan menghindari alokasi memori heap, sehingga meningkatkan kinerja tanpa mengharuskan proyek yang sudah ada untuk mengubah kode mereka.