Cardano (ADA) mencatat golden cross pertamanya di tahun 2026, menandakan potensi momentum bullish di tengah meningkatnya minat investor. Pola ini muncul setelah rata-rata pergerakan 9 hari aset tersebut melintas di atas rata-rata pergerakan 26 hari, menandai tonggak teknis yang sering dikaitkan oleh para trader dengan pembalikan tren.
Data dari CoinMarketCap menunjukkan bahwa volume perdagangan Cardano selama 24 jam meningkat sebesar 31,35 persen hingga mencapai $614,85 juta. Golden cross terbentuk di $0,3380, titik di mana sentimen bullish biasanya mulai terbentuk. Setelah pembentukan tersebut, harga Cardano bergerak melampaui level ini, naik ke $0,3429.
Saat ini harga berada di atas titik persilangan, menunjukkan dukungan awal untuk sinyal bullish. Analis yang memantau pola tersebut mencatat potensi jangka pendek bagi ADA untuk menguji $0,3416 dan mungkin bergerak lebih tinggi, bergantung pada sentimen pasar yang lebih luas dan dukungan volume yang berkelanjutan.
Terlepas dari sinyal positif, Indeks Kekuatan Relatif (RSI) Cardano berada di sekitar 33,85, menempatkannya di dekat wilayah jenuh jual. Indikator teknis ini menandakan melemahnya momentum, yang dapat membuat aset tersebut rentan terhadap tekanan penurunan jika minat perdagangan memudar.
Dengan golden cross yang kini telah terbentuk dan volume perdagangan yang meningkat, fokus tetap tertuju pada bagaimana Cardano mengatasi resistensi jangka pendek dan potensi zona retracement. Penurunan di bawah $0,33 dapat memicu aksi jual dan melemahkan prospek bullish.