
Solana mencatat volume spot on-chain sebesar US$1,6 triliun sepanjang 2025, menjadikannya jaringan spot terbesar kedua di dunia setelah Binance. Pangsa pasar Solana melonjak menjadi 12%, naik dari 1% tiga tahun lalu, didorong kecepatan transaksi tinggi, biaya rendah, dan pertumbuhan pasokan stablecoin.
Token SOL menembus level US$130, bergerak hingga US$135, dengan RSI 58 dan MACD positif, menunjukkan momentum bullish. Resistensi terdekat di US$138–145, potensi naik ke US$150–155, sementara support berada di US$134 dan US$130.
Pencapaian ini menegaskan posisi Solana sebagai salah satu jaringan utama dalam perdagangan kripto global.