Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

Goldman Sachs: Regulasi Jadi Katalis Adopsi Kripto Institusional

Posted on January 6, 2026

Jakarta – Goldman Sachs menilai peningkatan kejelasan regulasi dan berkembangnya kasus penggunaan kripto di luar aktivitas perdagangan menjadi pendorong utama prospek positif industri aset digital, khususnya bagi infrastruktur perusahaan yang tidak terlalu terpengaruh siklus pasar.

Dalam laporan terbarunya, Goldman Sachs menyebut ketidakpastian regulasi selama ini menjadi hambatan terbesar bagi adopsi kripto oleh lembaga keuangan. Namun, situasi tersebut dinilai mulai berubah cepat seiring arah kebijakan baru pemerintah Amerika Serikat. Analis Goldman yang dipimpin James Yaro menegaskan, perbaikan kerangka regulasi akan mendorong adopsi kripto institusional yang lebih berkelanjutan, baik di sisi pembeli maupun penjual.

Perombakan kepemimpinan di Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) setelah Presiden Donald Trump menjabat, termasuk pengangkatan Paul Atkins sebagai ketua SEC, turut mengubah pendekatan regulator. SEC dilaporkan mengurangi penegakan hukum agresif terhadap industri kripto dengan membatalkan sejumlah kasus yang tertunda dan menarik diri dari beberapa sengketa hukum.

Goldman Sachs juga menyoroti rancangan undang-undang kripto yang tengah dibahas di Kongres AS. RUU tersebut diharapkan memperjelas pengaturan aset tokenisasi, proyek keuangan terdesentralisasi (DeFi), serta pembagian kewenangan antara SEC dan CFTC. Pengesahan regulasi pada paruh pertama 2026 dinilai krusial untuk membuka arus modal institusional.

Meski minat meningkat, alokasi kripto institusional masih relatif moderat, sekitar 7% dari total aset kelolaan. Namun, 71% manajer aset menyatakan berencana meningkatkan eksposur kripto dalam 12 bulan ke depan. Pertumbuhan juga didorong oleh instrumen yang lebih familiar seperti ETF, dengan ETF Bitcoin mencapai sekitar USD 115 miliar aset dan ETF Ether melampaui USD 20 miliar hingga akhir 2025. WWBOLA Login

Selain perdagangan, Goldman melihat potensi besar pada tokenisasi, DeFi, dan stablecoin. Regulasi stablecoin yang telah disahkan membantu kapitalisasi pasar stablecoin mendekati USD 300 miliar. Pelonggaran aturan perbankan dan kustodian juga dinilai semakin membuka jalan bagi lembaga keuangan tradisional untuk masuk ke ekosistem kripto.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Player Payout: Cara Blockchain Mendistribusikan Reward Secara Transparan
  • Siapa Josh Cincinnati? Sosok di Balik Foundation Cosmos & Mina Protocol
  • Ankur Nandwani, Otak di Balik ZetaChain
  • Tom Lee: 2 Bulan Lagi Akan Jadi Titik Krusial Bagi Bitcoin
  • Wallet Ethereum Melonjak 393 Ribu dalam Sehari, Ada Apa di Baliknya?

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme