Harga XRP mulai menunjukkan sinyal positif setelah berhasil menembus resistance yang menahan pergerakan sejak Oktober 2025.
Pergerakan ini memunculkan harapan bahwa fase penurunan panjang bisa segera berakhir.
Sebagai konteks, XRP sempat mencapai $3,65 pada Juli 2025, lalu berbalik turun. Dalam tiga bulan terakhir 2025, harganya jatuh lebih dari 35%, dan menutup tahun dengan penurunan sekitar 11%.
Harga XRP Akhirnya Lepas dari Tekanan Jual
Dilansir dari WatersAbove di X, selama hampir tiga bulan, harga XRP terus gagal naik karena tertahan oleh garis tren turun.
Setiap kali harga mencoba naik, tekanan jual kembali muncul dan mendorong harga turun.
Upaya pemulihan sempat terjadi pada November di area $2,60 dan awal Desember, tetapi semuanya gagal.
Baru pada 2 Januari 2026, XRP mencatat kenaikan harian lebih dari 6% dan berhasil menembus garis tren tersebut.
Setelah itu, harga bertahan dan kini bergerak di sekitar $2,01. Ini menjadi breakout pertama dalam sekitar 90 hari.
Level Harga yang Perlu Diperhatikan
Meski sinyalnya positif, konfirmasi tetap penting. Harga perlu bertahan di atas resistance lama agar level tersebut berubah menjadi support baru.
Dilansir dari Times Tabloid, beberapa analis menyoroti area $2,10 sebagai tantangan berikutnya.
Jika XRP mampu melewati level ini, peluang kenaikan ke $2,30 hingga $2,70 mulai terbuka, karena area tersebut sebelumnya menjadi titik jatuh harga di akhir 2025.
Di sisi bawah, $1,96 sudah berhasil dilewati, sementara $1,88 menjadi batas aman. Selama harga bertahan di atas area ini, masih ada peluang kenaikan.