Token Sui (SUI) mencatat lonjakan harga signifikan dalam 24 jam terakhir dan berhasil mengungguli kinerja Bitcoin (BTC) serta Ethereum (ETH).
Kenaikan ini terjadi di tengah pasar kripto yang relatif tenang, memunculkan perhatian khusus dari pelaku pasar terhadap SUI sebagai aset dengan katalis spesifik.
Berdasarkan data CoinDesk, harga SUI melonjak lebih dari 14% dalam satu hari. Pada periode yang sama, Bitcoin hanya naik sekitar 1%, sementara Ethereum bergerak di kisaran 1,2%.
Perbedaan kinerja ini menandakan bahwa reli SUI tidak dipicu sentimen pasar secara luas, melainkan faktor internal yang bersifat spesifik.
Riset Privasi Mysten Labs Picu Lonjakan Harga SUI
Lonjakan harga SUI dikaitkan dengan publikasi riset terbaru dari Mysten Labs, pengembang utama blockchain Sui.
Riset tersebut membahas bagaimana blockchain modern dapat mengadopsi fitur privasi tanpa harus mengikuti desain koin privasi generasi lama.
Dokumen ini disusun dalam bentuk kajian akademik yang memetakan berbagai model privasi di blockchain.
Fokusnya bukan pada peluncuran teknologi baru, melainkan penyusunan kerangka konseptual mengenai tingkat privasi, mulai dari penyembunyian nilai transaksi hingga anonimitas pengirim dan penerima.
Dalam riset tersebut, Sui ditempatkan sejajar dengan Ethereum dan Solana (SOL) sebagai blockchain berbasis account model.
Mysten Labs juga mengeksplorasi kemungkinan penerapan teknologi kriptografi seperti zero knowledge proof dan homomorphic encryption untuk mendukung transaksi yang lebih privat di masa depan.
Pasar Bereaksi pada Arah Pengembangan, Bukan Produk Baru
Penting dicatat, riset ini tidak disertai pengumuman produk, fitur baru, maupun jadwal implementasi teknis. Tidak ada rencana peluncuran token privasi atau pembaruan protokol dalam waktu dekat.
Meski demikian, pasar menafsirkan riset tersebut sebagai sinyal arah pengembangan jangka panjang.
Reaksi harga menunjukkan bahwa investor merespons narasi, bukan realisasi teknologi. Hal ini membuat reli SUI bersifat spekulatif, meski tetap berbasis pada konteks riset yang konkret.
Narasi Privasi Kembali Menguat di Tengah Pasar Kripto
Sepanjang 2025, tema privasi kembali mencuat di pasar kripto. Sejumlah aset yang menekankan aspek kerahasiaan transaksi sempat mencatatkan kinerja lebih baik dibanding pasar secara keseluruhan, terutama di tengah tekanan makro dan penguatan dolar Amerika.
Analis melihat tren ini sebagai pergeseran minat ke aset yang berfungsi layaknya uang digital, bukan sekadar instrumen berbasis imbal hasil.
Teknologi kriptografi modern memungkinkan kerahasiaan transaksi tanpa mengorbankan kecepatan penyelesaian atau kepatuhan selektif, sehingga privasi kembali dipandang relevan oleh investor.
Dalam konteks ini, lonjakan SUI dipahami sebagai bagian dari rotasi narasi, bukan anomali sesaat.