Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

Telegram Dilaporkan Menjual $450 Juta Toncoin, Harga Tertekan

Posted on January 10, 2026

Harga Toncoin (TON) kembali berada di bawah tekanan setelah laporan menyebut Telegram menjual aset kripto tersebut senilai sekitar $450 juta sepanjang 2025. 

Informasi ini memicu perdebatan di pasar, terutama terkait dampaknya terhadap kinerja harga dan kepercayaan investor.

Laporan tersebut pertama kali diungkap oleh Financial Times yang dikutip dari Be(in)crypto. Nilai penjualan itu disebut setara dengan sekitar 10% dari kapitalisasi pasar Toncoin yang beredar, angka yang cukup besar untuk memengaruhi sentimen pasar.

Harga Toncoin Terus Melemah

Dalam setahun terakhir, kinerja harga Toncoin menunjukkan tren menurun tajam. Aset kripto ini telah turun lebih dari 75% dari puncaknya di 2024, serta merosot lebih dari 65% dari level tertinggi di 2025.

Sejumlah pelaku pasar mengaitkan pelemahan ini dengan aksi jual besar-besaran oleh Telegram. Beberapa investor menilai tekanan suplai dari entitas besar berkontribusi terhadap stagnasi harga yang berkepanjangan.

Kondisi ini membuat pergerakan Toncoin semakin sensitif terhadap kabar yang berkaitan langsung dengan Telegram, mengingat kedekatan ekosistem blockchain TON dengan platform pesan instan tersebut.

Tujuan Penjualan Dipertanyakan Investor

Penjualan Toncoin oleh Telegram memunculkan pertanyaan soal tujuan penggunaan dana. 

Kritik utama datang dari investor yang menilai penjualan tersebut lebih diarahkan untuk mendanai operasional perusahaan, bukan untuk mendorong pertumbuhan ekosistem TON.

Kekhawatiran ini diperkuat oleh laporan lain yang menyebut sekitar $500 juta obligasi Telegram yang terkait Rusia dibekukan akibat sanksi Barat. 

Meski tidak berkaitan langsung dengan TON, informasi tersebut menambah keraguan pasar terhadap stabilitas finansial perusahaan.

Sentimen negatif ini tercermin dari reaksi harga yang belum menunjukkan pemulihan berarti meski pasar kripto secara umum sempat bergerak fluktuatif.

Pembelaan dari Pihak Pendukung TON

Di sisi lain, sejumlah pihak membantah anggapan bahwa Telegram tengah melepas kepemilikan Toncoin secara agresif. 

Executive Chairman TON Strategy Co, Manuel Stotz, menyatakan bahwa seluruh Toncoin yang dijual berada dalam skema vesting empat tahun, sehingga tidak langsung dilepas ke pasar.

Ia juga menjelaskan bahwa TON Strategy Co menjadi pembeli terbesar, dengan pendekatan jangka panjang berupa akumulasi dan staking, bukan spekulasi jangka pendek. 

Data CoinGecko menunjukkan entitas ini memegang lebih dari 4% total suplai Toncoin, meski saat ini masih mencatat kerugian dari sisi nilai investasi.

Pendukung lain menilai penjualan terbatas justru diperlukan untuk menjaga desentralisasi jaringan. 

Menurut mereka, kepemilikan TON yang terlalu besar oleh Telegram berpotensi menimbulkan risiko sentralisasi, sehingga distribusi ke investor jangka panjang dianggap lebih sehat bagi ekosistem.

Arah Toncoin Masih Bergantung Kepercayaan Pasar

Telegram sendiri membantah isu eksposur finansial ke Rusia, dengan CEO Pavel Durov menyebut informasi tersebut tidak akurat. Namun, bagi pasar, perdebatan ini belum sepenuhnya mereda.

Ke depan, arah harga Toncoin akan sangat bergantung pada pemulihan kepercayaan investor, transparansi kebijakan penjualan token, serta sejauh mana ekosistem TON mampu berkembang secara mandiri tanpa tekanan suplai tambahan.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Dalang Jaringan Scam Kripto Global Chen Zhi Ditangkap di Kamboja
  • Holiday Effect: Mengapa Pasar Kripto Lebih Volatil di Masa Liburan
  • Ripple Perluas Bisnis Keuangan Perusahaan dengan Akuisisi Solvexia
  • Bitcoin (BTC) Masih Bisa Cetak ATH di Januari 2026, Kata Tom Lee
  • Telegram Dilaporkan Menjual $450 Juta Toncoin, Harga Tertekan

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme