Harga Zcash (ZEC) melemah tajam setelah seluruh tim pengembang inti meninggalkan Electric Coin Company (ECC).
Kabar ini langsung memicu tekanan jual di pasar, seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap stabilitas tata kelola proyek privasi tersebut.
Berdasarkan laporan terbaru, konflik internal di tubuh ECC menjadi pemicu utama hengkangnya tim developer.
Perselisihan ini berpusat pada perubahan kebijakan tata kelola dan ketenagakerjaan yang dinilai menghambat independensi kerja tim.
Konflik Governance Picu Mundurnya Tim Inti
CEO ECC, Josh Swihart, menjelaskan bahwa keputusan mundur diambil setelah dewan pengawas Bootstrap, lembaga nonprofit yang mengontrol ECC, mengubah ketentuan kerja secara sepihak.
Perubahan tersebut disebut membuat tim tidak lagi bisa menjalankan perannya sesuai dengan misi awal Zcash.
Swihart menyebut situasi ini sebagai constructive discharge, istilah hukum ketika kondisi kerja berubah sedemikian rupa hingga karyawan terdorong untuk resign. Pada Rabu (7/1), seluruh staf ECC memilih keluar secara bersamaan.
Meski demikian, Swihart menegaskan bahwa langkah ini bukan berarti meninggalkan Zcash sebagai protokol.
Tim developer berencana membentuk perusahaan baru dan tetap melanjutkan pengembangan teknologi privasi yang selama ini menjadi fondasi Zcash.
Harga ZEC Tertekan, Volume Perdagangan Melonjak
Pasar merespons cepat kabar tersebut. Melansir dari CryptoNews, harga ZEC sempat turun sekitar 7% tak lama setelah berita pengunduran diri massal mencuat.
Tekanan jual ini diikuti lonjakan volume transaksi harian yang naik lebih dari 30%, menandakan peningkatan volatilitas dan reaksi panik jangka pendek.
Setelah penurunan awal, harga ZEC mulai bergerak fluktuatif seiring pelaku pasar mencerna dampak jangka panjang dari konflik internal ini. Sejauh ini, belum ada indikasi gangguan pada operasional jaringan Zcash.
Jaringan Zcash Tetap Berjalan Normal
Pihak terkait menegaskan bahwa konflik tersebut tidak berdampak pada keamanan maupun privasi jaringan.
Zcash bersifat open-source dan permissionless, sehingga tidak bergantung pada satu entitas tunggal untuk tetap beroperasi.
Pendiri Zcash, Zooko Wilcox, juga menyampaikan bahwa sengketa ini murni bersifat organisasi dan tata kelola, bukan masalah teknis atau hukum.
Tidak ada tuduhan kriminal yang muncul, dan jaringan Zcash tetap berjalan seperti biasa.
Ketegangan Lama dalam Struktur Zcash
Struktur tata kelola Zcash sejak awal memang tidak sederhana. Proyek ini dijalankan oleh beberapa entitas dengan peran berbeda, mulai dari Electric Coin Company sebagai pengembang utama, Zcash Foundation sebagai lembaga independen, hingga Bootstrap yang menaungi ECC sebagai organisasi nonprofit.
Model ini awalnya dibangun untuk menjaga keseimbangan kekuasaan dan mencegah sentralisasi pengambilan keputusan.
Namun seiring waktu, pembagian peran tersebut justru memunculkan gesekan, terutama terkait arah pengembangan dan pengelolaan dana.
Tekanan internal semakin terasa menjelang berakhirnya dana pengembangan Zcash pada 2025.
Skema pembagian reward blok, yang selama ini menjadi sumber pendanaan bagi pengembang dan lembaga pendukung, mulai diperdebatkan.
Perbedaan pandangan soal kelanjutan dan mekanisme pendanaan inilah yang kemudian memperuncing konflik di tingkat organisasi.