Harga dari dua koin besar di pasar kripto, yakni Bitcoin (BTC) dan XRP bergerak relatif stabil menjelang keputusan penting U.S Supreme Court terkait kebijakan tarif perdagangan global, yang dijadwalkan diumumkan pada 14 Januari. Pelaku pasar memantau hasil putusan tersebut karena berpotensi memengaruhi sentimen makro dan arus dana institusional ke aset kripto.
Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$ 90.550, sementara XRP bertahan sedikit di atas US$ 2,08. Namun jika dilihat secara keseluruhan, pasar kripto cenderung bergerak mendatar dengan kapitalisasi pasar global naik tipis sekitar 0,12 persen menjadi US$ 3,09 triliun.
Sebagian besar altcoin utama juga belum menunjukkan arah yang jelas. Ethereum masih bertahan di atas level US$ 3.000, sementara Cardano dan Dogecoin bergerak dalam kisaran sempit.
Mahkamah Agung AS sejauh ini mengeluarkan satu opini pada Jumat lalu, namun tidak berkaitan dengan kasus tarif. Pasar sebelumnya mengantisipasi keputusan terkait tarif global yang diberlakukan oleh mantan Presiden Donald Trump, namun penundaan tersebut justru menambah lapisan ketidakpastian. Putusan lanjutan dijadwalkan pada Rabu 14 Januari dan dinilai krusial oleh pelaku pasar.
Inti persoalan hukum terletak pada batas kewenangan presiden di bawah International Emergency Economic Powers Act (IEEPA), undang-undang tahun 1977 yang dirancang untuk menghadapi keadaan darurat nasional. Trump sebelumnya menggunakan payung hukum ini untuk menerapkan tarif terhadap berbagai negara. Keputusan Mahkamah Agung berpotensi memperjelas cakupan kekuasaan eksekutif, termasuk kemungkinan pengembalian tarif yang telah dipungut.
Meski taruhannya besar, reaksi pasar kripto sejauh ini terbilang terbatas. Investor institusional tampak menahan diri sambil menunggu kejelasan, dan ketidakpastian tersebut belum memicu lonjakan volatilitas yang signifikan.
Gambaran kehati-hatian ini juga tercermin dalam arus dana ETF. ETF spot Bitcoin mencatat arus keluar bersih sekitar US$ 250 juta. Namun tidak semua produk mengalami tekanan. ETF BTC milik Fidelity justru mencatat arus masuk sekitar US$ 7,87 juta.
Di sisi lain, ETF Spot XRP membukukan arus masuk bersih sekitar US$ 4,93 juta.
Jika dilihat dari sudut pandang teknikal, Bitcoin masih bertahan di atas area support penting di US$ 90.000 dan US$ 89.000. Penembusan di atas US$ 92.000 berpotensi membuka jalan menuju US$ 93.500 hingga US$ 95.000. Namun, kegagalan menembus area tersebut dapat membawa harga kembali menguji batas bawah kisaran di sekitar US$ 88.500.
XRP juga masih bergerak dalam fase konsolidasi. Selama harga bertahan di atas US$ 2,08, peluang kenaikan tetap terbuka. Penembusan di atas US$ 2,10 dapat memicu pergerakan menuju US$ 2,20 hingga US$ 2,50, sementara pelemahan di bawah US$ 2,00 beresiko menyeret harga ke sekitar US$ 1,90.