Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

Rainbow Chart Soroti Potensi Kenaikan Moderat untuk Ethereum

Posted on January 13, 2026

Model valuasi jangka panjang Ethereum yang dikenal sebagai Rainbow Chart kembali menjadi rujukan di tengah pergerakan harga yang cenderung datar. Model ini tidak dirancang sebagai alat prediksi presisi, melainkan pemetaan psikologi pasar melalui zona warna berbasis kurva pertumbuhan historis dan pita tren logaritmik.

Ethereum saat ini diperdagangkan sedikit di atas level psikologis US$ 3.000. Pada waktu penulisan, ETH berada di kisaran US$ 3,.102, turun tipis dalam 24 jam terakhir dan melemah lebih dari 2 persen secara mingguan. Posisi tersebut menempatkan Ethereum di area bawah-menengah Rainbow Chart, wilayah yang biasanya dikaitkan dengan narasi akumulasi serta kondisi ‘murah’ relatif terhadap tren jangka panjang.

Dari titik ini, Rainbow Chart menggambarkan berbagai kemungkinan jalur harga hingga 31 Januari 2026, tergantung pada momentum pasar, tingkat adopsi dan kondisi makro. Pada sisi bawah, zona ‘Fire Sale’, yang secara historis berasosiasi dengan kepanikan dan capitulation, menempatkan ETH pada kisaran sekitar US$ 993 hingga US$ 1.339. Skenario ini akan mengimplikasikan penurunan tajam dari level saat ini dan biasanya muncul saat pasar mengalami tekanan sistemik.

Di atasnya, zona ‘undervalued’ berada pada rentang US$ 1.339 hingga US$ 1.842, merefleksikan harga yang masih tertinggal dari tren jangka panjang namun mulai menarik minat investor yang lebih sabar. Selanjutnya, zona ‘akumulasi’ dipetakan pada US$ 1.842 hingga US$ 2.576.

Untuk skenario yang lebih dekat dengan harga saat ini, Rainbow Chart menempatkan zona “Still Cheap” pada kisaran US$ 2.576 hingga US$ 3.650, yang mengisyaratkan bahwa kenaikan moderat sudah cukup untuk mempertahankan narasi undervaluation tanpa memasuki euforia. Di atas itu, zona “Steady…” berada pada US$ 3.650 hingga US$ 5.250.

Pada sisi bullish, Rainbow Chart menampilkan zona ‘HODL‘ pada US$ 5.250 hingga US$ 7.612, yang biasanya menggambarkan keyakinan pemegang jangka panjang dan tekanan jual yang terbatas. Lebih tinggi lagi, zona ‘dugaan pembalikan’ berada di rentang harga US$ 7.612 hingga US$ 1.050.

Mendekati puncak model, zona ‘kebimbangan’ dipetakan pada US$ 11.050 hingga US$ 15.776, yang mengindikasikan valuasi mulai terlalu panas dan kekhawatiran keberlanjutan tren naik meningkat. Pita tertinggi, ‘Teritorial Buble Maksimal’, menutup model pada kisaran US$ 15.776 hingga US$ 22.453.

Dengan harga Ethereum di kisaran US$ 3.102, model tersebut secara implisit menunjukkan bahwa bertahan di zona ‘murah’ atau naik ke zona ‘persiapan/steady’ membutuhkan apresiasi yang relatif moderat. Sebaliknya, lonjakan menuju zona oranye hingga merah menandakan fase bull market yang sangat kuat.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Bitwise Ungkap Skenario Bitcoin Menuju US$1 Juta, Kuncinya Ada di Emas
  • Goldman Sachs Jadi Pemegang Terbesar ETF XRP, Harga Siap Terbang?
  • Harga Minyak Meledak dalam 10 Hari, Apakah Reli Bitcoin ke $79.000 Masuk Akal?
  • Elon Musk Umumkan Perilisan X Money, Harga DOGE Langsung Reli 4%
  • FOMO Harga Minyak, Banyak Whale Kripto Beralih Short Oil

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme