Monero melonjak 44% dalam delapan hari terakhir, mencapai rekor $608, memicu kegembiraan sekaligus kehati-hatian di pasar kripto. Analis memperingatkan bahwa reli ini lebih didorong oleh euforia sosial daripada pertumbuhan fundamental.
Menurut Santiment, dominasi sosial Monero telah meningkat secara dramatis, menandakan bahwa para trader semakin fokus pada penyebutan dan percakapan tentang XMR. Akibatnya, rasa takut ketinggalan (FOMO) mungkin mendorong pembelian cepat daripada keyakinan jangka panjang.
Pasar koin privasi telah mengalami peningkatan pesat selama tiga bulan terakhir, dengan Monero memimpin sementara Zcash dan lainnya tertinggal di belakang. Namun, menurut data dari Santiment, aktivitas pengembang Monero menunjukkan perlambatan, bertentangan dengan kenaikan harga.
Oleh karena itu, lonjakan dalam kasus ini mungkin tidak selalu disebabkan oleh perbaikan fundamental jaringan. Analis telah mengindikasikan titik masuk yang hati-hati setelah euforia pasar mereda. Selain itu, satu hal yang diungkapkan sejarah tentang reli yang diciptakan oleh wacana jejaring sosial adalah bahwa koreksi ini biasanya parah.
Selain popularitas Monero, perkembangan pasar lainnya juga menarik perhatian. Santiment menyoroti bahwa investigasi Powell telah mengguncang pasar. Jaksa federal menyelidiki Ketua Fed Jerome Powell terkait renovasi gedung Fed senilai $2,5 miliar.
Powell mengklaim, “penyelidikan ini adalah pembalasan politik karena menolak tekanan Presiden Trump untuk memangkas suku bunga.” Ketidakpastian ini telah mendorong harga emas ke level tertinggi sepanjang masa dan menyebabkan saham merosot. Akibatnya, investor mencari aset safe-haven sementara volatilitas kripto meningkat.