Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

SWIFT Buka Peluang Adopsi Kripto seperti XRP, Ini Syarat Utamanya

Posted on January 19, 2026

SWIFT disebut tidak menutup pintu bagi adopsi aset kripto seperti XRP. Namun, peluang tersebut baru akan terbuka penuh jika satu syarat utama terpenuhi, yakni kepastian regulasi yang jelas bagi institusi keuangan global.

Pandangan ini kembali mencuat setelah peneliti kripto dengan akun X bernama SMQKE mengulas pernyataan lama pimpinan SWIFT yang menyoroti posisi organisasi tersebut terhadap aset digital, khususnya XRP. 

Ulasan itu menunjukkan bahwa kehati-hatian SWIFT selama ini lebih dipengaruhi faktor hukum dan risiko institusional, bukan penolakan terhadap teknologi kripto.

SWIFT Akui Peran XRP dalam Solusi Ripple

Dalam dokumentasi yang disorot SMQKE, mantan CEO SWIFT Gottfried Leibbrandt pernah mengakui bahwa XRP memegang peran penting dalam proposisi nilai Ripple. 

XRP dirancang sebagai aset likuiditas untuk memfasilitasi transaksi lintas negara dengan biaya rendah dan kecepatan tinggi.

Namun, pengakuan tersebut tidak serta-merta diikuti adopsi oleh bank-bank anggota SWIFT. Institusi keuangan global dinilai masih enggan mengonversi nilai transaksi ke aset kripto karena volatilitas harga serta status hukum yang belum sepenuhnya mapan.

Bagi bank, keputusan ini bukan sekadar soal efisiensi teknologi, tetapi juga menyangkut stabilitas sistem pembayaran yang menjadi tulang punggung transaksi internasional.

Regulasi Jadi Penghambat Utama Adopsi Kripto

Menurut SMQKE, faktor regulasi menjadi titik krusial yang selama ini menahan adopsi kripto di tingkat institusional. 

Ketidakjelasan aturan, potensi risiko hukum, serta kewajiban kepatuhan membuat bank-bank besar cenderung mengambil sikap konservatif.

Dari sudut pandang SWIFT, memasukkan aset kripto ke dalam proses settlement inti tanpa kerangka hukum yang solid dapat menimbulkan risiko sistemik. 

Hal ini sejalan dengan pola di sektor keuangan tradisional, di mana inovasi teknologi biasanya baru diadopsi secara luas setelah regulasi memberikan batas operasional yang tegas.

Sikap SWIFT Bersifat Kondisional, Bukan Penolakan

Melansir TimesTabloid, SMQKE menekankan bahwa sikap SWIFT terhadap kripto bersifat kondisional. Artinya, penundaan adopsi bukanlah keputusan permanen. 

Jika regulasi aset digital semakin matang dan memberikan kepastian hukum, peluang integrasi kripto seperti XRP ke dalam alur kerja institusional dinilai tetap terbuka.

Pandangan ini juga diperkuat oleh respons komunitas kripto di X. Sejumlah pengguna menilai SWIFT tidak akan selamanya menghindari perubahan teknologi, terutama jika tekanan efisiensi dan kepastian hukum mulai berjalan beriringan.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Steak ‘n Shake Tambah Kas dengan Bitcoin Rp 169 Miliar
  • Bursa CFX Optimistis Adopsi Aset Kripto di Indonesia Terus Tumbuh
  • Dogecoin Anjlok di Bawah US$0,13, Ancaman ke US$0,10 Mengintai
  • Harga Solana Turun ke US$130, Tekanan Jual Meningkat
  • Pemegang Bitcoin Mulai Borong Koin Sejak FTX Runtuh

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme