
Harga bitcoin (BTC) turun hampir 2% dalam 24 jam terakhir, menembus USD 91.165 atau sekitar Rp 1,54 miliar. Pelemahan ini seiring pasar menunggu perkembangan perang dagang yang bakal dibahas dalam Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss.
Financial Expert Panji Yudha menilai sentimen negatif muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana tarif 10% terhadap barang dari delapan negara Eropa, yang bisa naik menjadi 25% jika tak ada kesepakatan hingga 1 Juni. Kebijakan ini, dijuluki “Pajak Greenland”, memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi dan inflasi meningkat.
Ketidakpastian global mendorong investor beralih ke aset aman. Emas mencetak rekor tertinggi di USD 4.689,39, naik lebih dari 70% dalam setahun. Perak bahkan melesat lebih dari 200%, menembus USD 94,08.