Solana Mobile resmi memulai distribusi token SKR kepada pengguna smartphone Seeker pada Rabu, 21 Januari 2026. Airdrop ini menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem Seeker, ponsel Web3 generasi kedua Solana Mobile yang dirancang lebih terintegrasi dibanding pendahulunya, Saga.
Token SKR memiliki total suplai tetap 10 miliar unit, dengan 30 persen dialokasikan untuk program airdrop, termasuk bagi pengguna Seeker yang memenuhi syarat serta pengembang aplikasi. Alokasi lainnya mencakup 25 persen untuk pertumbuhan dan kemitraan, 10 persen untuk likuiditas dan peluncuran, 10 persen untuk community treasury, 15 persen untuk Solana Mobile, dan 10 persen untuk Solana Labs.
Penentuan penerima airdrop dilakukan berdasarkan snapshot aktivitas onchain yang terhubung dengan perangkat Seeker dan aplikasi dalam ekosistemnya, guna memastikan distribusi token tepat sasaran kepada pengguna aktif.
Dalam ekosistem Seeker, token SKR berfungsi sebagai instrumen tata kelola dan staking. Pemegang token dapat berpartisipasi dalam pengambilan keputusan serta memperoleh imbal hasil melalui staking. SKR juga dirancang dengan mekanisme inflasi linear, dimulai dari 10 persen pada tahun pertama dan menurun bertahap hingga mencapai 2 persen.
Peluncuran SKR menegaskan strategi Solana Mobile yang menggabungkan perangkat keras, aplikasi Web3, dan insentif ekonomi dalam satu ekosistem terpadu untuk mendorong adopsi mobile berbasis blockchain.