Selama ini kopi kita kenal sebagai minuman, komoditas, atau gaya hidup. Tapi belakangan, muncul istilah baru yang terdengar agak asing: tokenisasi kopi.
Pertanyaannya sederhana, bagaimana mungkin kopi bisa jadi aset digital?
Jawabannya tidak sesulit kedengarannya. Tokenisasi kopi bukan berarti kopinya berubah jadi kripto, melainkan cara baru mencatat dan memperdagangkan kopi menggunakan teknologi blockchain.
Apa Itu Tokenisasi Kopi?
Tokenisasi kopi adalah proses mengubah nilai atau kepemilikan kopi menjadi representasi digital di blockchain. Yang dicatat bukan rasa atau aromanya, tapi nilai ekonominya.
Contohnya pencatatan bisa berupa hasil panen kopi, stok kopi di gudang, kontrak pengiriman kopi, atau hak atas kopi di masa depan.
Semua itu direpresentasikan dalam bentuk token digital yang tercatat transparan dan tidak bisa diubah sembarangan.
Kenapa Kopi Perlu Ditokenisasi?
Industri kopi punya masalah klasik. Rantai pasoknya panjang, banyak perantara, biaya tinggi, dan proses pembayaran yang lambat.
Di sisi lain, petani sering kesulitan akses pembiayaan dan harus menunggu lama sampai kopi mereka benar-benar dibayar. Tokenisasi mencoba menjawab masalah ini dengan beberapa cara.
Pertama, biaya transaksi bisa ditekan. Ada transaksi kopi lintas negara yang biasanya memakan biaya 5% sampai 7%, kini bisa ditekan hingga di bawah 1% dengan sistem on-chain.
Kedua, waktu settlement jauh lebih cepat. Dari yang biasanya hitungan hari, bisa jadi instan atau hitungan menit.
Ketiga, transparansi meningkat. Semua pihak bisa melihat pencatatan transaksi, asal kopi, dan alur pembayaran secara jelas.
Apakah Ini Menguntungkan Petani Kopi?
Tokenisasi berpotensi menguntungkan petani kopi dari sisi akses modal.
Dengan tokenisasi, petani atau pelaku usaha kopi bisa mendapatkan pembiayaan lebih awal sebelum panen, menawarkan sebagian nilai kopinya ke investor tanpa harus ke bank, dan mengurangi ketergantungan pada tengkulak.
Dalam praktiknya, token bisa mewakili sebagian nilai panen kopi di masa depan. Investor membeli token tersebut, petani mendapat dana lebih cepat, dan ketika kopi dijual, nilai token diselesaikan sesuai kesepakatan.