Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

Bisakah Bitcoin (BTC) Bangkit di Tengah Tekanan Jual?

Posted on January 22, 2026

Harga Bitcoin (BTC)  kembali melemah dan turun ke bawah US$90.000 dalam sepekan terakhir. 

Koreksi ini membuat target US$100.000 terlihat semakin jauh. Namun, analisis terbaru menunjukkan peluang tersebut belum sepenuhnya tertutup, selama beberapa level kunci mampu dipertahankan.

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin turun sekitar 3% dan mencatat penurunan sekitar 6,6% dalam tujuh hari. 

Meski demikian, pola koreksi seperti ini bukan pertama kali terjadi dalam siklus harga Bitcoin sejak pertengahan 2025.

Koreksi Bitcoin Masih Dalam Pola Historis

Tekanan harga yang terjadi saat ini dinilai masih berada dalam pola historis yang pernah muncul sebelumnya. 

Pada beberapa fase koreksi terdahulu, Bitcoin sempat turun tajam sebelum kembali menguat setelah kondisi teknikal tertentu terpenuhi.

Analis mencatat adanya sinyal pelemahan momentum jual melalui indikator Relative Strength Index (RSI) pada grafik 12 jam. 

Dalam periode pertengahan Desember hingga akhir Januari, harga Bitcoin membentuk higher low, sementara RSI justru mencetak lower low. 

Pola ini dikenal sebagai hidden bullish divergence, yang sering menandakan tekanan jual mulai berkurang meski harga belum langsung berbalik naik.

EMA Jadi Penentu Arah Rebound

Selain RSI, perhatian utama pasar tertuju pada pergerakan exponential moving average (EMA) 20 hari dan 50 hari. Saat ini, Bitcoin masih bergerak di bawah kedua garis EMA tersebut.

Sejak Juni 2025, setiap kali Bitcoin berhasil merebut kembali EMA 20 dan 50 setelah koreksi, harga mencatat reli yang cukup signifikan. Pada akhir Juni, kenaikan mencapai hampir 17%. 

Pola serupa terjadi pada September dengan kenaikan sekitar 11%, serta awal Januari yang menghasilkan lonjakan sekitar 10%.

Jika skenario yang sama kembali terjadi, secara teknikal ruang kenaikan menuju area US$100.000 masih terbuka, selama harga mampu kembali bertahan di atas EMA kunci tersebut.

Data On-Chain: Whale Bertahan, Holder Lama Jadi Penekan

Dari sisi on-chain, dinamika pasar terlihat lebih kompleks. Data menunjukkan alamat whale yang memegang 1.000 hingga 10.000 BTC relatif stabil sejak pertengahan Januari. 

Tidak ada penurunan signifikan jumlah whale, mengindikasikan bahwa pelaku besar tidak menjadi pendorong utama tekanan jual saat ini.

Selain itu, kelompok holder yang menyimpan Bitcoin lebih dari 155 hari justru terus menambah kepemilikan. 

Dalam periode 14 hingga 20 Januari, arus masuk ke kelompok ini tercatat meningkat lebih dari 60%, meski harga sedang terkoreksi.

Sebaliknya, tekanan datang dari very long-term holders atau pemegang Bitcoin lebih dari satu tahun. Kelompok ini tercatat meningkatkan distribusi secara agresif. 

Net outflow melonjak dari sekitar 25.700 BTC menjadi lebih dari 68.000 BTC dalam waktu kurang dari sepekan. Lonjakan distribusi inilah yang dinilai menahan pergerakan harga agar tidak langsung rebound.

Level Harga Kritis Penentu Arah Bitcoin

Pertarungan antara akumulasi dan distribusi tersebut kini tercermin langsung pada level harga. Untuk membuka kembali peluang menuju US$100.000, Bitcoin perlu mencetak penutupan harian di atas area US$94.390 dan US$96.420. 

Keberhasilan menembus zona ini akan mengonfirmasi pemulihan EMA sekaligus memperkuat struktur rebound.

Sebaliknya, jika harga turun dan bertahan di bawah US$87.830, skenario rebound berpotensi gugur. Pada kondisi tersebut, tekanan lanjutan bisa membawa Bitcoin menguji area support berikutnya di sekitar US$84.350.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • ‘Smart Money’ Borong Rp50 Triliun Bitcoin (BTC) Saat Harga Tertekan
  • Harga XRP Turun, Bos Ripple Optimis 4 Hal Baik Ini Akan Terjadi di 2026
  • Kenapa Harga LayerZero (ZRO) Naik Hari Ini Saat Pasar Lesu?
  • Restoran Cepat Saji Ini Siapkan Bonus Bitcoin (BTC) untuk Karyawannya
  • Chainlink Bawa Data Saham AS & ETF ke Blockchain, Bisa Akses 24 Jam

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme