Chainlink (LINK) resmi menghadirkan data saham Amerika Serikat dan exchange-traded fund (ETF) ke blockchain melalui layanan baru bernama 24/5 US Equities Streams.
Layanan ini memungkinkan platform kripto mengakses data pasar saham AS hampir sepanjang hari kerja, termasuk di luar jam perdagangan bursa tradisional.
Data yang disediakan mencakup harga, volume, serta bid dan ask dari saham dan ETF utama di AS, dan ditujukan untuk mendukung berbagai produk keuangan berbasis blockchain.
Fokus ke Data, Bukan Bursa Saham
Chainlink menegaskan layanan ini tidak membuka perdagangan saham resmi di blockchain.
Perannya terbatas sebagai penyedia data pasar yang dibutuhkan untuk menjalankan produk seperti tokenized stocks, equity perpetuals, dan instrumen derivatif lain di platform kripto.
Dengan data yang tersedia secara konsisten, platform on-chain dapat menawarkan eksposur harga saham AS tanpa harus sepenuhnya bergantung pada jam operasional bursa di Amerika Serikat.
Pasar Saham AS Dinilai Masih Minim di Ekosistem On-Chain
Menurut Chainlink, pasar saham AS dengan nilai mendekati US$80 triliun masih relatif tertinggal dalam adopsi on-chain dibandingkan aset kripto.
Salah satu penyebab utamanya adalah struktur perdagangan saham yang terbatas pada jam tertentu, berbeda dengan pasar kripto yang berjalan hampir tanpa jeda.
Kondisi ini menciptakan kebutuhan akan data pasar saham yang tersedia secara berkelanjutan, terutama bagi pengguna global yang mengakses produk keuangan berbasis blockchain dari berbagai zona waktu.
Sudah Digunakan Sejumlah Platform Kripto
Chainlink mengungkapkan bahwa setidaknya delapan protokol kripto telah menggunakan layanan data saham on-chain ini, termasuk BitMEX, ApeX, Orderly Network, Lighter, dan Monaco.
Integrasi tersebut memungkinkan platform-platform ini membangun produk berbasis saham dan ETF dengan referensi harga pasar yang lebih stabil.
Langkah ini sejalan dengan meningkatnya minat terhadap produk keuangan lintas pasar, di mana aset tradisional mulai dihadirkan dalam format digital.
Selaras dengan Arah Industri Keuangan
Di luar ekosistem kripto, bursa dan regulator juga mulai mengkaji model perdagangan yang lebih fleksibel.
New York Stock Exchange diketahui sedang mengembangkan platform berbasis blockchain untuk perdagangan saham dan ETF dengan penyelesaian instan.
Sementara itu, Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC) di AS tengah mengeksplorasi kemungkinan pasar keuangan yang beroperasi lebih panjang atau bahkan tanpa henti.
Awal dari Ekspansi Data On-Chain
Chainlink menyebut layanan 24/5 US Equities Streams sebagai tahap awal. Perusahaan berencana memperluas cakupan data ke kelas aset lain dan pasar di luar AS, serta membuka peluang ketersediaan data on-chain yang lebih luas di masa depan.
Ekspansi ini berpotensi mempercepat integrasi antara pasar keuangan tradisional dan ekosistem blockchain, khususnya di sisi infrastruktur data.