Prediksi harga XRP menunjukkan pola bullish jangka panjang, setelah fase akumulasi selama bertahun-tahun. Pasar menunjukkan terobosan struktural dan kelanjutan di atas level support kunci.
XRP diperdagangkan dalam pola wedge menurun dari tahun 2020 hingga awal 2024, membentuk titik tertinggi yang lebih rendah terhadap support yang meningkat. Pola wedge ini kemudian berbalik ke atas, menandai berakhirnya distribusi.
Para trader sering melihat penembusan ini sebagai sinyal bullish yang dapat diandalkan pada timeframe yang lebih tinggi. Setelah harga kembali menembus resistensi wedge, XRP melonjak dengan candlestick impulsif yang kuat dan volume yang meningkat.
Pergerakan harga seperti itu menunjukkan akumulasi dana oleh investor cerdas sebelum terjadinya breakout, yang mengkonfirmasi kekuatan struktural. Breakout ini menyebabkan ekspansi harga awal lebih dari 600%.
Dari sekitar $0,60, XRP bergerak menuju $3,00–$3,50. Gelombang impuls pertama ini selaras dengan perilaku siklus bullish umum, di mana pasar berhenti sejenak dan berkonsolidasi sebelum ekspansi berikutnya.
Setelah pergerakan naik awal, XRP telah stabil di antara $1,90 dan $1,30, membentuk Fair Value Gap dan zona akumulasi. Kisaran ini sering berfungsi sebagai area akumulasi ulang bagi investor institusional yang bersiap untuk pergerakan bullish berikutnya.
Harga yang bertahan di atas $1,30 berdasarkan penutupan pada jangka waktu yang lebih tinggi mempertahankan tesis bullish. Konsolidasi ini penting untuk menciptakan struktur bagi ekspansi yang didorong oleh momentum selanjutnya dan membantu menyerap fluktuasi pasar jangka pendek.
Secara struktural, XRP terus mencetak titik tertinggi dan terendah yang lebih tinggi pada kerangka waktu yang lebih panjang. Perilaku seperti ini menunjukkan akumulasi yang berkelanjutan dan persiapan untuk fase impuls berikutnya. Analis memantau zona ini dengan cermat untuk menilai kekuatan kelanjutan tren.