Pergerakan harga XRP kembali menjadi sorotan pasar setelah data terbaru menunjukkan perubahan signifikan sejak 2016.
Pada periode tersebut, XRP diperdagangkan di bawah US$0,01, sementara pada awal 2026 harganya berada di kisaran US$2.
Data tersebut mengemuka setelah analis kripto John Squire membagikan simulasi investasi jangka panjang XRP yang kemudian dikutip oleh Times Tabloid.
Simulasi itu menggambarkan perbandingan nilai XRP berdasarkan harga historis, dengan asumsi pembelian dilakukan pada fase awal dan disimpan tanpa transaksi jual hingga saat ini.
XRP Melonjak dari Harga Murah ke Kisaran US$2
Pada 2016, XRP masih berada jauh dari perhatian investor arus utama. Rata-rata harga XRP saat itu berada di sekitar US$0,0069 per koin.
Dengan kondisi pasar yang masih sangat awal, XRP lebih sering dipandang sebagai eksperimen teknologi pembayaran lintas negara dibanding aset investasi.
Dengan asumsi alokasi dana US$10.000 pada 2016, jumlah XRP yang bisa dikumpulkan mencapai sekitar 1,45 juta koin. Angka ini menjadi dasar simulasi yang kini ramai dibahas.
Memasuki Januari 2026, harga XRP tercatat berada di kisaran US$2. Jika menggunakan harga tersebut, nilai kepemilikan XRP dari pembelian 2016 tadi secara teoritis melampaui US$3 juta.
Artinya, terjadi peningkatan nilai lebih dari 300 kali lipat dalam kurun waktu sekitar sepuluh tahun.