
Bitcoin memasuki fase krusial menjelang keputusan suku bunga Jepang pada 23 Januari, yang berpotensi memicu pergerakan besar di pasar kripto. Secara teknikal, BTC kembali gagal menembus resistance kuat di area USD 98.000 dan saat ini menunjukkan tanda pelemahan.
Selama harga masih bertahan di atas support kunci USD 88.450, peluang pemulihan tetap terbuka. Namun, jika level ini ditembus, Bitcoin berisiko masuk tren turun dengan target support berikutnya di sekitar USD 69.000.
Dari sisi makro, potensi kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan dapat memperketat likuiditas global dan menekan aset berisiko, termasuk Bitcoin. Meski masih ada peluang kenaikan menuju USD 102.000–USD 110.000, reli tersebut dinilai sebagai fase distribusi akhir, bukan awal tren bullish baru.
Dengan tekanan teknikal dan ketidakpastian kebijakan moneter, Bitcoin kini berada di zona berisiko tinggi. Arah pergerakan selanjutnya sangat bergantung pada respons pasar terhadap kebijakan Jepang dan ketahanan level support utama.