Pasar kripto mengawali Januari 2026 dengan sorotan pada Uniswap (UNI), Hyperliquid (HYPE), dan Bittensor (TAO) seiring meningkatnya aktivitas di masing-masing ekosistem.
Melansir dari Cryptonewsland, ketiga aset tersebut menarik perhatian bukan karena lonjakan harga sesaat, melainkan karena perkembangan penggunaan, volume, dan struktur jaringan yang tercatat di awal tahun.
Perhatian pasar muncul di tengah fase penyesuaian likuiditas setelah libur akhir tahun, ketika trader mulai kembali aktif dan mengevaluasi aset dengan aktivitas nyata di on-chain maupun platform perdagangan terdesentralisasi.
Uniswap kembali menjadi salah satu proyek yang dipantau pasar seiring konsistennya peran protokol ini dalam perdagangan terdesentralisasi.
Sebagai pelopor model automated market maker, Uniswap tetap mencatat volume on-chain yang stabil meski persaingan DEX semakin padat.
Banyak token baru masih memulai perdagangan melalui pool likuiditas Uniswap sebelum masuk ke bursa terpusat.
Pola ini menjadikan pergerakan volume dan penggunaan Uniswap sering dibaca sebagai indikator aktivitas DeFi secara keseluruhan.
Di awal Januari, fokus pasar terhadap Uniswap mencerminkan perhatian terhadap sektor DeFi yang kembali aktif setelah periode akhir tahun yang relatif sepi.