Ada satu fase penting dalam sejarah DeFi ketika stablecoin bukan sekadar alat tukar, tetapi simbol sikap. Di fase itu, DAI berdiri sebagai representasi bahwa sistem keuangan bisa berjalan tanpa bank sentral, tanpa perusahaan penerbit, dan tanpa izin siapa pun.
Semuanya dijalankan oleh kode, jaminan aset kripto, dan keputusan komunitas. Konsep inilah yang sejak awal membedakan stablecoin terdesentralisasi dari stablecoin yang bergantung pada penerbit terpusat, sebagaimana pernah dibahas dalam penjelasan tentang bagaimana stablecoin dirancang untuk menjaga nilai tetap stabil di tengah volatilitas pasar kripto.
Namun idealisme jarang bertahan utuh ketika skala membesar. Ketika DeFi mulai berinteraksi dengan institusi, regulator, dan aset dunia nyata, prinsip lama mulai diuji.
Di titik ini, berbagai kritik terhadap stablecoin terdesentralisasi mulai mengemuka, termasuk soal ketergantungan pada dolar dan tantangan menjaga stabilitas jangka panjang. Dari proses inilah USDS lahir. Bukan sebagai pengkhianatan terhadap DAI, tetapi sebagai bentuk adaptasi yang tidak bisa dihindari.
Memahami USDS berarti memahami perubahan cara berpikir MakerDAO, serta bagaimana DeFi mencoba tetap relevan tanpa kehilangan kendali sepenuhnya.
Apa Itu USDS Stablecoin
USDS adalah stablecoin terdesentralisasi yang dipatok satu banding satu dengan dolar Amerika Serikat. Ia dikembangkan oleh Sky Protocol, entitas baru yang muncul dari restrukturisasi MakerDAO, seperti informasi yang kami kutip dari website iq.wiki.
Secara fungsi dasar, USDS tetap menjalankan peran klasik stablecoin, yakni menjaga nilai tetap stabil agar bisa digunakan sebagai alat tukar dan penyimpan nilai di ekosistem kripto.
Fungsi dasar ini sejalan dengan pengertian stablecoin secara umum, di mana aset kripto dirancang agar pergerakan harganya relatif stabil dibandingkan aset kripto lain.
Namun posisi USDS tidak berhenti di situ. Ia dirancang sebagai stablecoin generasi baru yang tidak hanya berfungsi pasif, tetapi juga menjadi bagian aktif dari arsitektur ekonomi DeFi. USDS bisa dicetak, dialokasikan, dan digunakan lintas jaringan dengan pendekatan yang lebih terintegrasi dibandingkan DAI versi lama.