
Harga Bitcoin bergerak terbatas di bawah USD 91.000 sejak awal pekan, meski pasar saham global menguat. Minimnya dorongan naik membuat trader kripto bersikap hati-hati dan mengurangi posisi agresif.
Data Cointelegraph mencatat funding rate kontrak berjangka Bitcoin sekitar 7% tahunan, sedikit di bawah level optimistis. Permintaan posisi long berleverage tinggi masih lemah, menandakan pasar belum yakin harga akan naik dalam waktu dekat.
Perhatian kini tertuju pada level support USD 88.000. Sementara itu, pelaku besar diperkirakan tetap mengakumulasi Bitcoin, tercermin dari strategi opsi yang fokus pada volatilitas, bukan arah harga.
Di sisi global, pasar menanti laporan kinerja perusahaan besar AS seperti Microsoft, Tesla, Apple, dan Visa. Dengan emas mencetak rekor dan imbal hasil obligasi AS naik, arah Bitcoin selanjutnya masih bergantung pada masuknya dana institusional.