Perhatian pasar kripto tertuju pada token TRUMP jelang rilis dokumenter Melania Trump pada Jumat (30/01).
Data on-chain menunjukkan whale mulai menambah kepemilikan, meski volume perdagangan belum menunjukkan lonjakan signifikan.
Pergerakan ini terjadi saat pasar kripto secara umum masih lesu, sehingga memunculkan pertanyaan apakah akumulasi whale ini murni spekulasi narasi atau sinyal awal pergerakan lebih besar.
Aktivitas Whale TRUMP Naik, Tapi Volume Masih Tipis
Berdasarkan data on-chain, whale TRUMP menambah kepemilikan lebih dari 17% dalam sepekan terakhir.
Angka ini lebih tinggi dibanding token bertema serupa, termasuk MELANIA yang hanya mencatat kenaikan sekitar 9%.
Namun, kenaikan kepemilikan belum diikuti arus modal baru. Volume DEX TRUMP anjlok lebih dari 95% dari puncak sekitar $157 juta per hari di awal Januari menjadi hanya $7,5 juta. Ini menandakan minat ritel masih sangat terbatas.
Secara sederhana, whale sudah masuk lebih dulu, tapi pasar belum ramai.
Struktur Harga Mulai Terbentuk, Tapi Belum Terkonfirmasi
Dari sisi teknikal, harga TRUMP bergerak dalam pola falling wedge, yang sering diasosiasikan dengan potensi pembalikan arah.
Target teknikal baru akan valid jika harga mampu menutup harian di atas $5,15.
Jika level ini ditembus dengan volume kuat, area $7,38 menjadi target berikutnya. Sebaliknya, $4,63 menjadi level krusial yang harus dipertahankan agar struktur bullish tidak runtuh.
Artinya, narasi saja belum cukup. Pasar masih menunggu konfirmasi nyata dari volume dan partisipasi.
Dokumenter Jadi Katalis atau Sekadar Momentum Singkat?
Rilis dokumenter Melania berpotensi menjadi katalis perhatian, bukan jaminan kenaikan harga.
Data historis menunjukkan sentimen sering naik lebih dulu, tetapi harga hanya mengikuti jika ada arus dana berkelanjutan.
Saat ini, sentimen sosial TRUMP masih lebih kuat dibanding MELANIA, tetapi belum menunjukkan akselerasi baru. Tanpa dorongan volume, risiko sell the news tetap terbuka.