Pergerakan XRP kembali jadi sorotan setelah analis pasar membandingkannya dengan pola harga perak (silver) sejak 1980.
Data historis menunjukkan kemiripan siklus harga jangka panjang antara keduanya, meski terjadi dalam skala waktu yang sangat berbeda.
Perak membutuhkan puluhan tahun untuk melewati fase akumulasi, lonjakan harga, koreksi tajam, lalu konsolidasi panjang.
XRP, sebagai aset kripto menunjukkan pola serupa tetapi dalam rentang waktu yang jauh lebih singkat.
Pola Harga Perak Sejak 1980 Jadi Acuan
Data uang diunggah dari @DefendDark di X menunjukkan perak sempat mencatat reli besar pada Q1 pada 1980 dengan harga menembus $48, sebelum jatuh tajam ke sekitar $3,4 pada awal 1990-an.
Setelah itu, perak bergerak datar selama bertahun-tahun hingga akhirnya menembus kembali area $49,8 pada 2011.
Setelah fase konsolidasi panjang hampir satu dekade, perak kembali reli kuat sejak 2024.
Hingga awal 2026, harga perak tercatat naik sekitar 278% sejak 2025 dan kini diperdagangkan di kisaran $109 per ons.
Siklus panjang ini sering dianggap mencerminkan bagaimana aset dengan likuiditas besar membutuhkan waktu lama untuk menyerap tekanan jual dan membangun fase baru.
XRP Menunjukkan Siklus yang Dipadatkan
Menurut analis dari @DefendDark yang membagikan data tersebut, XRP mengikuti alur serupa, tetapi dalam tempo lebih cepat.
XRP mencetak puncak harga di $3,31 pada Januari 2018, lalu jatuh tajam ke sekitar $0,11 pada Maret 2020.
Setelah itu, XRP sempat pulih ke $1,96 pada April 2021, sebelum kembali bergerak di bawah $1 selama periode panjang. Pada November 2024, XRP kembali menembus level penting dan mencetak harga tertinggi baru di $3,66.
Saat ini, XRP berada dalam fase koreksi dan konsolidasi, yang oleh analis dinilai mirip dengan fase perak antara 2014 – 2024.
Apa Arti Kemiripan Ini bagi Pasar?
Kemiripan ini bukan jaminan arah harga, tetapi memberi konteks bagaimana siklus pasar bekerja.
Aset dengan volatilitas tinggi seperti XRP cenderung mengalami pergerakan yang lebih cepat dan ekstrem dibanding perak.
Faktor utama yang membedakan adalah ukuran pasar dan likuiditas. XRP, dengan kapitalisasi lebih kecil, berpotensi bergerak lebih agresif, tetapi juga lebih rentan terhadap perubahan sentimen.