
Tether, penerbit stablecoin USDT dan XAU₮, kini resmi menjadi pemegang cadangan emas non-negara terbesar di dunia. Perusahaan mengoleksi 16,2 ton emas, senilai sekitar US$2,25 miliar, yang disimpan di brankas di Swiss.
Mayoritas pertumbuhan cadangan terjadi pada kuartal IV 2025, saat Tether menambahkan 27 ton emas, yang menjadi dasar penerbitan XAU₮, stablecoin berbasis emas. Kepemilikan ini bahkan melampaui cadangan emas beberapa negara seperti Yunani dan Qatar, menempatkan Tether di 30 besar pemegang emas dunia.
CEO Tether, Paolo Ardoino, menekankan bahwa XAU₮ membawa transparansi dan kepercayaan di tengah ketidakpastian sistem moneter global. Ekspansi ini memperkuat posisi Tether di pasar keuangan, meski dampaknya baru terasa di ekosistem USDT dan XAU₮, bukan secara langsung di sektor DeFi.
Pertumbuhan XAU₮ menunjukkan meningkatnya minat pasar terhadap aset digital yang didukung aset nyata, menandai pergeseran signifikan dalam persepsi aset kripto.