Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

Harga Pi Network Turun 4,22% ke $0,167, Tekanan Unlock Token dan Minimnya Utilitas

Posted on January 29, 2026

Harga Pi Network (PI) kembali melemah 4,22% ke $0,167, lebih tajam dibandingkan pasar kripto yang turun 1,15%. Dalam sepekan, PI tertekan sekitar 9% dan 17% sebulan terakhir.

Tekanan utama datang dari jadwal unlock token agresif: Januari 2026 saja, 134 juta PI dilepas, menambah suplai di pasar yang hanya memiliki volume perdagangan harian $13,4 juta. Minimnya utilitas on-chain juga menekan permintaan, membuat risiko “ghost chain” meningkat.

Secara teknikal, PI berada di bawah SMA 7 hari ($0,177) dan SMA 30 hari ($0,198). RSI 14 hari menunjukkan oversold ekstrem di 21,9, sementara support terdekat berada di $0,162.

Holder disarankan memantau perkembangan fundamental dan laju unlock token, karena suplai terus bertambah dan utilitas mainnet belum signifikan.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • BIP-110 Bitcoin: Kontroversi OP_RETURN dan Masa Depan Node
  • Nexa (NXA) di Jaringan Base: Ketika AI Mulai Masuk ke Ekosistem Web3
  • Unibase (UB): Infrastruktur AI Agent di Blockchain dan Cara Kerjanya
  • Kenapa Bitcoin (BTC) Turun Setelah The Fed Umumkan FOMC Januari 2026?
  • Rangkuman Hasil Rapat The Fed & Dampaknya ke Harga Bitcoin, Emas, dkk

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme