Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

Institusi Borong Chainlink (LINK) via ETF, Kenapa Harga Justru Melemah?

Posted on January 29, 2026

Harga Chainlink (LINK) masih bergerak melemah meski data menunjukkan institusi mulai menyerap supply lewat ETF spot. 

Pada perdagangan terbaru, LINK berada di kisaran $11,9, turun secara bertahap di tengah akumulasi yang terus berjalan.

Fenomena ini memunculkan pertanyaan besar di pasar: kenapa harga belum bereaksi positif meski permintaan institusional terlihat jelas?

ETF Chainlink (LINK) Serap Lebih dari 1% Supply Beredar

Dilansir dari CoinPedia, data on-chain dan pelacak ETF menunjukkan ETF spot LINK telah menyerap lebih dari 1% supply beredar. 

Dengan total aset bersih sekitar $85,34 juta. Angka ini setara dengan kapitalisasi sekitar $8,42 miliar untuk LINK.

Menariknya, akumulasi ini didominasi dua pemain besar, yakni Grayscale dan Bitwise, tanpa catatan arus keluar mingguan sejak ETF diluncurkan. 

Artinya, pembelian yang terjadi bersifat akumulatif, bukan keluar-masuk spekulatif.

Secara struktur pasar, kondisi ini biasanya membangun fondasi permintaan jangka menengah hingga panjang, meski dampaknya ke harga belum langsung terasa.

Akumulasi On-Chain Jalan, Harga Masih Tertekan

Selain ETF, data internal menunjukkan Chainlink Reserve kini menyimpan sekitar 1,68 juta LINK. Cadangan ini berasal dari kombinasi pendapatan on-chain dan off-chain, memperkuat posisi likuiditas protokol dalam jangka panjang.

Di sisi lain, data on-chain juga menunjukkan kenaikan cadangan exchange dan aktivitas whale, yang mengindikasikan akumulasi, bukan distribusi. Namun, pasar belum merespons agresif.

Kondisi ini mencerminkan pola klasik: uang besar masuk perlahan, harga belum bergerak karena tekanan teknikal masih dominan.

Secara Teknikal, LINK Masih Berisiko Tertekan

Dari sisi teknikal, beberapa indikator utama masih mengarah ke tekanan lanjutan.

Pada timeframe bulanan, LINK belum mencetak penutupan kuat di atas tren naik jangka panjang sejak 2023. MACD mencetak sinyal bearish, sementara RSI turun di bawah level 50, menandakan momentum bullish melemah.

Bollinger Bands juga masih membuka ruang ke bawah. Secara teknikal, zona support dinamis berada di kisaran $8,75 hingga $9,00, atau sekitar 25% di bawah harga saat ini.

Bagi institusi, area seperti ini sering dianggap sebagai zona harga diskon untuk memperbesar posisi. Itu menjelaskan kenapa akumulasi berjalan, tetapi harga dibiarkan turun lebih dalam.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Institusi Borong Chainlink (LINK) via ETF, Kenapa Harga Justru Melemah?
  • Cuma Ada 100 Unit! Jam Tangan Jacob & Co Bisa Hasilkan Bitcoin Tiap Hari
  • South Dakota Mau Alokasikan 10% Dana Negara ke Bitcoin, Ini Detailnya
  • 3 Hal yang Perlu Diperhatikan Trader Jelang Pertemuan The Fed
  • Berita Harga Kripto Hari Ini: Bitcoin & XRP Menguat, Ethereum Tancap Gas!

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme