Penggunaan Artificial Intelligence (AI) semakin meningkat di berbagai sistem digital, Namun, pada saat yang sama muncul tantangan soal data dan kontrol yang terpusat. Banyak AI masih bergantung pada satu pihak dan sulit ditelusuri cara kerjanya.
Karena itu, blockchain mulai dilihat sebagai infrastruktur alternatif untuk membangun AI agent yang lebih transparan, bisa diverifikasi, dan tidak bergantung pada satu entitas.
Unibase (UB) pun muncul sebagai salah satu pendekatan yang mencoba menggabungkan AI agent dengan sistem terdesentralisasi berbasis blockchain.
Unibase (UB) adalah proyek blockchain yang berfokus pada pengembangan dan pengelolaan AI agent dalam sistem terdesentralisasi.
Intinya, Unibase menyediakan fondasi agar AI agent bisa berjalan di atas blockchain dengan cara yang lebih terbuka dan tidak bergantung pada satu pihak.
Dalam ekosistem Web3 dan AI, Unibase berperan sebagai infrastruktur, bukan aplikasi atau layanan tunggal. Ia menjadi lapisan dasar tempat AI agent dibangun dan berinteraksi dengan smart contract maupun data on–chain.
Di samping itu, perlu dibedakan antara Unibase dan UB. Unibase mengacu pada jaringan dan sistemnya, sedangkan UB adalah token yang digunakan di dalam ekosistem tersebut untuk mendukung operasional dan koordinasi.