Seorang pundit kripto memperingatkan bahwa pemilik XRP perlu mencermati beberapa faktor penting yang berpotensi mempengaruhi pergerakan harga dalam waktu dekat.
Peringatan ini muncul di tengah kondisi pasar kripto yang masih rapuh dan minim dorongan likuiditas baru.
Dalam pernyataan Austin Hilton di platform X, dia menyoroti tiga isu utama yang dinilai relevan minggu ini, mulai dari kondisi makro hingga risiko kebijakan pemerintah Amerika Serikat.
1. Likuiditas Pasar Masih Tipis, Tekan Pergerakan XRP
Faktor pertama yang disorot adalah minimnya likuiditas baru yang masuk ke pasar kripto.
Meski Bitcoin dan Ethereum sempat mencatat kenaikan yang kecil, XRP justru menunjukkan pelemahan jangka pendek.
Tanpa aliran modal segar, harga aset kripto menjadi lebih mudah tertekan oleh sentimen negatif.
Dalam kondisi seperti ini, reli singkat cenderung cepat kehilangan tenaga karena tidak ditopang permintaan yang kuat.
2. Kebijakan The Fed Jadi Penentu Sentimen Risiko
Isu kedua berkaitan dengan arah kebijakan Federal Reserve. Pasar secara luas memperkirakan bank sentral AS akan menahan suku bunga, namun sikap hati-hati The Fed tetap membebani aset berisiko.
Ketika suku bunga tinggi dipertahankan lebih lama, investor cenderung menahan diri dari aset spekulatif seperti kripto. Situasi ini membuat XRP dan aset digital lain kesulitan membangun momentum yang berkelanjutan.
3. Risiko Government Shutdown AS Jadi Tekanan Tambahan
Faktor ketiga yang dianggap paling mendesak adalah potensi government shutdown di Amerika Serikat.
Probabilitasnya disebut berada di kisaran 81% dalam waktu dekat, berdasarkan data pasar prediksi.
Pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa shutdown kerap diikuti tekanan tajam di pasar keuangan, termasuk kripto. Meski dampaknya sering bersifat sementara, ketidakpastian jangka pendek dapat memicu volatilitas yang tidak kecil.