Di tengah tekanan harga kripto, investor institusi justru menunjukkan sikap berbeda dari pasar ritel.
Survei terbaru Coinbase mengungkap bahwa 80% investor institusional siap menahan atau menambah aset kripto jika pasar mengalami koreksi sekitar 10%.
Temuan ini menegaskan bahwa penurunan harga tidak selalu dipersepsikan sebagai sinyal risiko oleh pelaku besar. Sebaliknya, koreksi dipandang sebagai peluang untuk memperkuat posisi jangka panjang.
Investor Besar Tetap Tenang Saat Pasar Melemah
Menurut laporan yang dikutip ZyCrypto dari survei Coinbase, mayoritas institusi tidak berencana mengurangi eksposur kripto meski volatilitas meningkat.
Sekitar delapan dari sepuluh responden menyatakan akan mempertahankan atau meningkatkan kepemilikan aset digital ketika harga turun.
Data ini mencerminkan keyakinan kuat terhadap prospek jangka panjang kripto, terutama Bitcoin, yang semakin diperlakukan sebagai bagian dari strategi alokasi aset, bukan sekadar instrumen spekulatif.
Survei tersebut juga mencatat bahwa lebih dari 60% investor institusi tetap menahan atau menambah aset kripto sejak Bitcoin mencapai puncak harga di kisaran US$126.080 pada Oktober 2025 lalu.
Artinya, meski pasar bergerak fluktuatif setelah fase puncak, investor besar tidak buru-buru keluar dari pasar. Institusi cenderung memanfaatkan koreksi untuk akumulasi bertahap, bukan bereaksi terhadap pergerakan harga jangka pendek.
Dari Spekulasi ke Strategi Portofolio
Laporan Coinbase menyoroti perubahan karakter partisipasi institusi di pasar kripto. Jika sebelumnya kripto sering diperlakukan sebagai aset berisiko tinggi, kini semakin banyak investor besar yang memasukkannya ke dalam portofolio terdiversifikasi.
Kripto dipandang sebagai pelengkap aset tradisional, sekaligus potensi lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian makro. Perbedaan pendekatan ini membuat respons institusi terhadap koreksi harga jauh lebih terukur dibandingkan investor ritel.
Meningkatnya peran institusi dinilai ikut memengaruhi struktur pasar kripto. Permintaan yang stabil dari investor besar berkontribusi pada likuiditas yang lebih dalam, sehingga tekanan jual berbasis kepanikan dapat diredam.
Dalam konteks ini, pasar kripto perlahan bergerak menuju ekosistem yang lebih matang, dengan fluktuasi harga yang tidak lagi sepenuhnya didorong oleh sentimen jangka pendek.