Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

Harga Shiba Inu (SHIB) Tak Lagi Seagresif Dulu, Ini Penjelasan Analis

Posted on January 30, 2026

Harga Shiba Inu (SHIB) bergerak terbatas memasuki awal 2026, seiring melemahnya volume perdagangan dan berkurangnya minat spekulatif di pasar kripto. 

Kondisi ini menandai perubahan signifikan dibandingkan fase lonjakan tajam yang pernah dialami SHIB pada siklus meme coin sebelumnya.

Mengutip analisis terbaru yang dimuat CaptainAltcoin, analis kripto Matthew Perry menilai stagnasi harga SHIB lebih berkaitan dengan struktur pasar dan dinamika suplai token yang besar, bukan karena kegagalan proyek atau hilangnya relevansi aset tersebut.

Volume Melemah, Pasar Tak Lagi Mengejar Lonjakan Cepat

SHIB saat ini diperdagangkan jauh di bawah level puncaknya ketika kapitalisasi pasar sempat mendekati US$40 miliar. 

Meski demikian, SHIB masih mempertahankan valuasi miliaran dolar, menempatkannya di jajaran aset kripto dengan basis pasar yang mapan.

Menurut Perry, penurunan volume perdagangan menjadi indikator utama berubahnya perilaku investor. 

Likuiditas yang sebelumnya mengalir deras ke meme coin kini lebih selektif, mencerminkan pergeseran fokus pasar dari spekulasi jangka pendek ke pendekatan yang lebih hati-hati.

Realitas Suplai Membatasi Ruang Kenaikan Harga

Lonjakan harga SHIB di masa lalu membentuk ekspektasi bahwa token ini dapat menembus target ekstrem seperti yang pernah terjadi pada Dogecoin (DOGE). Namun Perry menegaskan bahwa narasi tersebut tidak sepenuhnya mempertimbangkan faktor suplai.

Jumlah token SHIB yang sangat besar membuat potensi kenaikan harga secara eksponensial sulit tercapai. 

Seiring kedewasaan pasar kripto, asumsi lama tersebut mulai terkoreksi oleh batas matematis dan pertumbuhan organik yang lebih lambat.

Ekosistem Berkembang, Dampak ke Harga Masih Terbatas

Shiba Inu terus mengembangkan ekosistemnya melalui berbagai inisiatif dan proyek turunan. Namun, perkembangan tersebut belum memberikan dorongan langsung terhadap harga SHIB.

Perry menilai tidak adanya mekanisme yang konsisten untuk menghubungkan aktivitas ekosistem dengan permintaan token utama menjadi salah satu faktor yang menahan pergerakan harga. 

Kondisi ini mendorong sebagian investor jangka panjang untuk menyesuaikan ekspektasi mereka terhadap kinerja SHIB.

Potensi Reli Masih Ada, Tapi Bersifat Siklikal

Meski tidak lagi agresif, SHIB tetap memiliki daya tarik sebagai meme coin lama dengan tingkat pengenalan merek yang tinggi. 

Faktor ini membuka peluang bagi SHIB untuk kembali menguat ketika pasar memasuki fase rotasi ke aset berisiko, khususnya saat narasi meme coin kembali mencuat.

Namun Perry menekankan bahwa reli yang mungkin terjadi ke depan cenderung bersifat siklikal, mengikuti kondisi pasar secara keseluruhan, bukan lonjakan ekstrem seperti pada fase awal popularitas SHIB.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Worldcoin (WLD) Rally 27% Setelah Kabar Proyek Anti-Bot Sam Altman
  • 2 Privacy Coin yang Sedang Jadi Fokus Para Whale Jelang Februari 2026
  • Beda dari Layer 2 Lain, Katana Putar Dana Bridge Jadi Yield
  • 3 Komunitas Kripto Indonesia Buat Nambah Wawasan, Isinya Daging Semua!
  • 3 Isu Besar yang Harus Diperhatikan Pemilik XRP Menurut Analis

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme