
Harga Bitcoin sempat menyentuh US$ 60.008, level terendah 16 bulan, sebelum akhirnya rebound ke US$ 64.153,24. Penurunan ini sejalan dengan aksi jual besar di saham teknologi global, mendorong investor menjauh dari aset berisiko.
Ethereum juga tertekan, sempat jatuh ke US$ 1.751,94 sebelum naik ke US$ 1.891,27. Nilai pasar kripto global menyusut sekitar US$ 2 triliun sejak puncaknya Oktober lalu, dengan lebih dari US$ 1 triliun hilang hanya dalam sebulan terakhir.
Analis menilai koreksi ini mencerminkan volatilitas dan risiko pasar yang diabaikan investor, sementara dana kelolaan ETF Bitcoin spot di AS mencatat arus keluar lebih dari US$ 3 miliar pada Januari. Meski demikian, kripto diperkirakan masih stabil dalam jangka panjang.