
PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) akan membagikan dividen reguler 100% dari laba bersih 2025 dan dividen tambahan satu kali dari hasil penjualan bisnis Es Krim dan Teh Sariwangi. Estimasi laba bersih dari transaksi ini mencapai Rp 4,6 triliun, dengan Rp 3,8 triliun dari Es Krim dan Rp 0,8 triliun dari Sariwangi.
Presiden Direktur Benjie Yap menyatakan arus kas bebas UNVR mencapai Rp 4,9 triliun, naik 1,7 kali dibanding 2024, tanpa utang. Divestasi juga diperkirakan meningkatkan margin laba bersih sekitar 50 basis poin.
Perusahaan tetap fokus pada pertumbuhan dan produktivitas, mengalokasikan belanja modal Rp 1 triliun untuk peningkatan kapasitas dan efisiensi, sambil menjaga daya tarik saham melalui dividen besar.