Pasar kripto melemah di Jumat (13/2) setelah laporan terbaru tenaga kerja Amerika Serikat dirilis pada Kamis (12/2). Bitcoin (BTC) turun di bawah US$67.000, sementara sejumlah altcoin terkoreksi lebih dalam hanya dalam 24 jam terakhir.
Tekanan muncul setelah data non-farm payrolls (NFP) menunjukkan ekonomi AS menambah sekitar 130.000 pekerjaan pada Januari.
Angka ini jauh lebih tinggi dibanding Desember 2025 yang hanya mencatat sekitar 50.000 pekerjaan.
Tingkat pengangguran juga tercatat di 4,3%, sementara pertumbuhan upah rata-rata per jam melambat ke 3,7%. Secara kasat mata, data ini terlihat solid. Namun reaksi pasar justru negatif.
Bitcoin Turun, Altcoin Lebih Dalam
Bitcoin mencatat penurunan sekitar 1% dan sempat bergerak di bawah US$67.000. Beberapa altcoin mencatat koreksi lebih tajam, bahkan ada yang turun dua digit dalam 24 jam. Penurunan ini terjadi bersamaan dengan melemahnya open interest di pasar futures kripto.
Nilainya kini berada di bawah US$100 miliar, jauh dari puncak tahun lalu yang sempat menembus US$255 miliar. Penurunan open interest menunjukkan berkurangnya posisi leverage dan meningkatnya kehati-hatian trader.
Indeks Fear and Greed juga masih berada di zona extreme fear, menandakan sentimen pasar yang rapuh.