Pada hari Sabtu, harga XRP berfluktuasi di sekitar $1,40, menunjukkan ketahanan meskipun ada kekhawatiran akan potensi penutupan pemerintahan AS. Mata uang kripto ini mengalami peningkatan sebesar 4,29%, mencapai $1,41 dalam 24 jam terakhir. Pergerakan harga ini terjadi setelah pemulihan pasar yang lebih luas, di mana pasar mata uang kripto secara keseluruhan tumbuh sebesar 3,77%, mencapai total valuasi $2,36 triliun.
Namun, XRP masih menghadapi tantangan yang signifikan. Token ini telah turun nilainya sebesar 35% selama bulan lalu setelah periode konsolidasi yang panjang. Tren ini kontras dengan kenaikan yang signifikan pada mata uang kripto utama seperti Bitcoin, yang baru-baru ini melonjak melewati angka $68.000, dan Ethereum, yang telah melampaui ambang batas $2.000.
Pada hari Sabtu, pemerintah AS sebagian ditutup setelah para anggota parlemen gagal menyetujui anggaran untuk mendanai Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS). Penutupan yang dimulai tengah malam ini menimbulkan kekhawatiran langsung tentang gangguan dalam penegakan hukum imigrasi, penanggulangan bencana, dan operasi penting, termasuk staf TSA. Maskapai penerbangan dan organisasi lain telah menyuarakan kekhawatiran tentang kemungkinan penundaan penerbangan karena potensi kekurangan staf di TSA.
Ketidakpastian politik ini telah menambah tekanan pada pasar, dengan investor berhati-hati terhadap dampak ekonomi yang lebih luas dari penutupan pemerintahan. Terlepas dari volatilitas tersebut, banyak aset digital, termasuk XRP, telah mengalami arus masuk positif, yang menandakan bahwa pasar tetap aktif dan berinvestasi di masa depan mata uang kripto.
Pada tanggal 13 Februari, XRP mengalami lonjakan signifikan dalam arus masuk bersih, dengan $2,52 juta masuk ke mata uang kripto tersebut. Masuknya investasi ini menandakan meningkatnya kepercayaan investor, mendorong total arus masuk XRP menjadi $361,81 juta. Selain itu, XRPC, yang diperdagangkan di NASDAQ, mencatat arus masuk sebesar $449,65 ribu, dengan total kumulatif $413,05 juta. Angka-angka ini mencerminkan meningkatnya minat terhadap XRP seiring dengan semakin populernya di pasar.
Per tanggal 14 Februari, harga XRP melonjak ke $1,42, menunjukkan pemulihan yang menjanjikan setelah periode tekanan penurunan. Mata uang kripto ini sekarang fokus untuk menembus level resistensi $1,50. Indikator pasar, seperti Relative Strength Index (RSI) dan Moving Average Convergence Divergence (MACD), menunjukkan tren bullish, yang mengindikasikan kemungkinan pertumbuhan harga lebih lanjut jika XRP dapat mempertahankan dukungan di atas $1,40.
Target XRP saat ini adalah menembus level $1,50. Jika berhasil, token ini berpotensi mencapai $1,60. Namun, jika harganya turun di bawah $1,40, ia mungkin akan menguji level support yang lebih rendah di sekitar $1,30. Beberapa hari mendatang akan sangat penting dalam menentukan apakah XRP dapat mempertahankan momentum kenaikannya atau menghadapi konsolidasi lebih lanjut.