XRP mendekati momen teknikal penting pada April 2026. Seorang analis kripto menilai pergerakan harga di zona ini akan menentukan apakah tren bullish tetap bertahan atau justru berbalik arah.
Menurut analis ChartNerd, XRP saat ini bergerak dalam pola yang disebut Bullish Weekly Megaphone, formasi grafik yang biasanya menandakan potensi pergerakan harga besar.
Pola ini membentuk batas atas dan bawah yang semakin melebar, menandakan volatilitas meningkat seiring waktu.
Trendline April 2026 Jadi Ujian Utama
Fokus utama berada pada ascending support trendline yang mulai terbentuk sejak 2024. Garis ini kini bertemu dengan batas bawah pola megaphone, menciptakan titik yang disebut sebagai April Crossroads Trendline.
Secara sederhana, trendline adalah garis dukungan harga. Jika harga tetap bertahan di atas garis ini, struktur bullish masih valid. Namun jika tembus ke bawah, pola megaphone bisa dianggap gagal.
ChartNerd menekankan bahwa pertemuan dua struktur teknikal ini membuat zona April 2026 sangat krusial. Artinya, XRP tidak hanya menguji satu level dukungan, tetapi dua lapisan teknikal sekaligus.
Jika XRP berhasil memantul dari area tersebut, sentimen pasar berpotensi kembali positif. Pantulan dari support sering dianggap sebagai sinyal bahwa pembeli masih menguasai pasar.
Sebaliknya, jika harga menembus garis dukungan, pola bullish mingguan berisiko invalid. Dalam analisis teknikal, kegagalan mempertahankan support utama sering diikuti fase konsolidasi panjang atau bahkan pergeseran ke tren bearish.
Analis juga menyebut adanya beberapa point of control (POC) yang memperkuat pentingnya zona ini. POC adalah area harga dengan aktivitas transaksi tinggi, yang biasanya menjadi titik pertahanan kuat.