
Harga Bitcoin kembali melemah dan sempat turun di bawah USD 65.000 setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengusulkan kenaikan tarif global menjadi 15%. Kebijakan ini memicu kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi dunia dan menekan aset berisiko, termasuk kripto.
Dikutip dari CryptoPotato, tekanan pasar juga dipicu faktor psikologis, di mana banyak trader mengalami kerugian dan ketidakpastian akibat volatilitas tinggi.
Analis kripto Doctor Profit menilai kondisi ini bagian dari siklus pasar yang dipengaruhi likuiditas, leverage, dan sentimen investor. Ia memperingatkan fase koreksi lanjutan masih berpotensi terjadi.