Dalam 24 jam terakhir, harga XRP tercatat naik sekitar 6% dan diperdagangkan di kisaran US$1,43, sedikit mengungguli reli pasar kripto secara umum.
Kenaikan ini memang terlihat moderat. Namun, sejumlah analis menilai struktur teknikal dan posisi pasar saat ini membuka peluang lonjakan lebih besar, dengan target ambisius menuju US$4 bahkan lebih tinggi.
Korelasi Tinggi dengan Pasar Saham
Salah satu faktor yang menopang kenaikan XRP adalah korelasinya yang sangat kuat dengan pasar saham AS. Data menunjukkan XRP memiliki korelasi sekitar 94% dengan indeks S&P 500.
Artinya, pergerakan XRP hampir searah dengan ekuitas tradisional. Saat pasar saham reli dan investor kembali agresif mengambil risiko, aset kripto ikut terdorong naik.
Aliran dana yang masuk ke saham cenderung berdampak pada meningkatnya minat terhadap aset berisiko seperti XRP.
Dalam konteks saat ini, reli Wall Street memberikan sentimen tambahan yang mendukung pergerakan harga XRP.
Koreksi Terkontrol, Support Bertahan
Sebelum reli terbaru, XRP sempat terkoreksi ke area US$1,31. Level tersebut bertepatan dengan 50% Fibonacci retracement, yang secara teknikal dianggap sebagai zona support kuat.
Analis menyebut koreksi ini sebagai “swept downside liquidity”, yakni fase ketika tekanan jual di bawah harga saat ini telah terserap pasar. Koreksinya dinilai berlangsung terkontrol dan tidak menunjukkan kepanikan massal.
Selama harga bertahan di atas US$1,35, struktur jangka pendek masih dianggap konstruktif. Hal ini memperbesar kemungkinan bahwa fase koreksi telah selesai dan pasar bersiap untuk gelombang naik berikutnya.
Ancaman Short Squeeze di Atas Harga Saat Ini
Faktor lain yang menjadi sorotan adalah akumulasi posisi short di atas harga saat ini. Banyak trader tercatat memasang taruhan penurunan harga XRP.
Jika harga berhasil menembus resistance terdekat di sekitar US$1,46 dan US$1,51, para pelaku short berpotensi dipaksa menutup posisi mereka. Penutupan posisi short berarti pembelian kembali aset, yang secara otomatis menambah tekanan beli di pasar.
Kondisi inilah yang dikenal sebagai short squeeze. Dalam skenario squeeze yang kuat, harga bisa bergerak cepat karena kombinasi tekanan beli paksa dan lonjakan volume.
Jika skenario ini terjadi, sejumlah analis memperkirakan XRP berpeluang melesat menuju US$4,20 atau bahkan lebih tinggi.