Token KITE anjlok sekitar 19% dalam 24 jam terakhir, menjadikannya salah satu top loser hari ini. Penurunan ini terjadi setelah reli tajam yang sempat mendorong harga naik signifikan sebelumnya.
Koreksi tersebut mencerminkan tekanan jual cepat setelah fase kenaikan. Pola seperti ini umum terjadi pada aset dengan volatilitas tinggi.
Sebelum penurunan hari ini, KITE mengalami kenaikan agresif pada 23 Februari dan 26 Februari lalu. Reli cepat biasanya diikuti aksi ambil untung dari trader jangka pendek.
Ketika harga melonjak terlalu cepat, sebagian pelaku pasar memilih mengunci profit. Tekanan jual serentak bisa mempercepat koreksi hingga dua digit dalam hitungan jam.
Penurunan 19% menunjukkan sentimen berbalik dari euforia menjadi defensif. Volume perdagangan yang meningkat saat harga turun sering menjadi indikasi distribusi.
Token dengan kapitalisasi relatif kecil cenderung lebih sensitif terhadap perubahan sentimen. Pergerakan harga bisa tajam baik saat naik maupun turun.
Dalam kondisi pasar kripto yang masih fluktuatif, aset dengan reli ekstrem lebih rentan mengalami pullback. Koreksi tidak selalu berarti tren jangka panjang berakhir, tetapi menandakan fase konsolidasi.
Jika tekanan jual berlanjut, harga berpotensi menguji level support terdekat. Sebaliknya, stabilisasi volume bisa membuka peluang pemulihan bertahap.
Dinamika Psikologis Pasar
Kombinasi FOMO saat reli dan aksi ambil untung saat puncak sering memicu volatilitas ekstrem. Ketika momentum melemah, pembeli baru cenderung menahan diri.
Hal ini menciptakan ketidakseimbangan sementara antara suplai dan permintaan. Dalam situasi seperti ini, harga bergerak cepat hingga menemukan titik keseimbangan baru.