
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada level 8.235, menguat tipis 0,22 poin setelah seharian sempat melemah. Hari ini, IHSG sempat menyentuh titik tertinggi 8.246 dan terendah 8.093, dengan transaksi senilai Rp 38,24 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, 341 menguat, 315 melemah, dan 163 stagnan.
Meski begitu, secara mingguan dan bulanan IHSG masih tertekan, melemah masing-masing 0,44% dan 1,02%, serta 2,04% dalam tiga bulan terakhir. Sepanjang 2026, IHSG turun 4,76%, walau secara enam bulanan masih mencatat kenaikan 4,74%.
Sorotan utama datang dari S&P Global Ratings. Analis Rain Yin memperingatkan risiko penurunan peringkat kredit Indonesia karena biaya pembayaran utang yang tinggi berpotensi melebihi 15% dari pendapatan pemerintah. S&P belum mengubah prospek peringkat BBB, namun kekhawatiran fiskal semakin nyata di tengah tekanan ekonomi.