
Bursa kripto PT Central Finansial X (CFX) menurunkan biaya transaksi dari 0,04% menjadi 0,02% mulai 1 Maret 2026, dan dijadwalkan turun lagi menjadi 0,01% pada 1 Oktober 2026.
Langkah ini dinilai dapat meningkatkan frekuensi transaksi domestik, menarik kembali pengguna yang selama ini memakai platform luar negeri, serta memperdalam likuiditas pasar lokal.
CEO Indodax William Sutanto menekankan efisiensi biaya menjadi kunci keberlanjutan industri kripto di Indonesia. Studi LPEM FEB UI mencatat, volume transaksi konsumen di platform luar negeri yang tak berizin 2,6 kali lebih besar dibanding platform lokal.
Dengan biaya lebih kompetitif, pasar kripto domestik diharapkan semakin menarik dan siap bersaing secara global.