Pergerakan harga minyak global belakangan ini memicu FOMO di pasar derivatif komoditas, bahkan menarik perhatian sejumlah whale dari ekosistem kripto.
Data terbaru menunjukkan beberapa trader besar justru mengambil posisi short oil, bertaruh bahwa harga minyak akan turun setelah reli sebelumnya.
Salah satu aktivitas paling mencolok datang dari sebuah wallet yang dilacak oleh analis on-chain Lookonchain, yang terus menambah posisi short dalam jumlah besar.
Menurut data yang dibagikan akun analitik blockchain @lookonchain, sebuah whale dengan alamat 0x17c3 terus meningkatkan posisi short terhadap minyak. Saat ini, wallet tersebut tercatat memegang 292.980 kontrak xyz:CL, dengan total nilai sekitar $24,6 juta.
Posisi tersebut menjadikannya short minyak terbesar yang terdeteksi secara on-chain saat ini. Selain ukuran posisi yang besar, data tersebut juga mengungkapkan harga likuidasi dari posisi tersebut berada di $110,01.
Artinya, jika harga minyak naik hingga level itu, posisi short milik whale tersebut berpotensi terlikuidasi secara otomatis oleh sistem.
Fenomena ini menarik perhatian karena menunjukkan bagaimana pelaku besar dari pasar kripto juga aktif berspekulasi di aset komoditas, termasuk minyak.