Sekitar 27.000 kontrak opsi Bitcoin (BTC) senilai $1,9 miliar akan berakhir pada Jumat (13/3), menjadi salah satu agenda rutin pasar derivatif kripto yang sering dipantau trader untuk melihat potensi pergerakan harga dalam jangka pendek.
Meski nilainya terlihat besar, analis menilai expiry opsi kali ini relatif lebih kecil dibanding beberapa pekan sebelumnya, sehingga dampaknya terhadap harga Bitcoin di pasar spot kemungkinan terbatas.
Namun, trader tetap mencermati sejumlah level harga penting menjelang penyelesaian kontrak tersebut.
Data pasar derivatif menunjukkan sekitar 27.000 kontrak opsi BTC akan kedaluwarsa hari ini dengan nilai nosional sekitar $1,9 miliar. Peristiwa ini merupakan bagian dari siklus expiry mingguan yang sering menjadi perhatian pelaku pasar kripto.
Opsi Bitcoin sendiri merupakan kontrak derivatif yang memberikan hak kepada trader untuk membeli atau menjual BTC pada harga tertentu sebelum tanggal kedaluwarsa. Saat kontrak mencapai tanggal expiry, posisi trader akan diselesaikan atau menjadi tidak berlaku.
Dalam banyak kasus, expiry kontrak derivatif dalam jumlah besar dapat memicu aktivitas penyesuaian posisi oleh trader dan market maker, yang terkadang memicu volatilitas jangka pendek.
Namun, ukuran expiry minggu ini dinilai tidak cukup besar untuk memicu gejolak besar di pasar spot Bitcoin.